SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel) pada Kejaksaan Agung RI, Reda Mantovani, bersama Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, melakukan panen bawang merah sebanyak 9 ton di lahan seluas 1,5 hektare di Puskagro Sepatan, Senin (8/9).
Jamintel Kejaksaan Agung, Reda Manthovani mengatakan, bahwa panen bawang merah ini merupakan bagian dari program ketahanan pangan, dalam rangka meningkatkan swasembada pangan yang telah menjadi program Pemerintah Pusat. Menurut Reda, bawang merah yang ditanam di Puskagro Sepatan ini, merupakan bawang merah yang berasal dari Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, lalu dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang.
“Jadi, ini kita manfaatkan lahan tidur seluas 1,5 hektare di Desa Sarakan, Kecamatan Sepatan ini untuk menjadi produktif dengan di tanami berbagai jenis holtikultura, seperti tanaman bawang merah ini,” kata Reda Mantovani kepada Satelit News, Senin (8/9).
Reda juga mengungkapkan bahwa, tanaman bawang merah ini masa panen nya sekitar dua bulan. Dan untuk harga jenis bawang merah Brebes ini sangat menjanjikan, sehingga apabila dikelola dengan baik, tentunya akan menimbulkan banyak manfaat untuk masyarakat, salah satunya meningkatkan perekonomian para petani.
“Dengan panen bawang merah ini, masyarakat petani bisa mendapatkan untung dan bahagia,”ungkap Reda.
Reda juga menambahkan bahwa panen bawang merah di Sepatan ini menjadi percontohan dan akan di adopsi di wilayah lain di Provinsi Banten.
Baca Juga: Ratusan Anak Ikuti Khitanan Massal di RSUD Tigaraksa
“Jadi, target kami di wilayah Provinsi Banten supaya menanam bawang merah ini, namun disesuaikan juga dengan culture tanahnya,” pungkasnya.
Sementara itu, Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid mengapresiasi kepada pihak Kejaksaan Agung yang telah menginisiasi program ketahanan pangan ini. Dimana kata Maesyal, panen bawang merah ini langsung di jual ke pasar dan para petani disini mendapatkan keuntungan. Maesyal Rasyid juga mengatakan, bawang merah yang berhasil dipanen di lahan seluas 1,5 hektare ini mendapatkan sebanyak 9 ton bawang merah.
“Nah, dengan keuntungan tersebut selain bisa mensejahterakan. Petani juga bisa menanamkan kembali bawang merah Brebes di sini,” singkat Bupati Maesyal. (alfian/aditya)





















