SATELITNEWS.COM, TANGSEL–Kebakaran hebat yang melanda sebuah pabrik konstruksi di Jalan Bhayangkara 1, Kelurahan Paku Jaya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Senin (15/9/2025) hingga pukul 22.57 WIB belum juga padam.
Kebakaran yang terjadi sejak pukul 18.30 WIB ini sampai membuat belasan unit mobil pemadam diterjunkan. Bahkan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Tangsel mendapat perbantuan dari Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang.
“Unit armada Damkar Tangsel turun 14 unit dengan kekuatan personil 70 orang, bantuan Damkar Kota Tangerang 4 unit dengan 20 personil dan Bantuan unit Damkar Kabupaten 2 unit dengan dukungan 10 personel,” ujar Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Ahmad Dohiri saat dikonfirmasi.
“Jadi seluruhnya turun armada Damkar 20 unit armada damkar dengan kekuatan personel lebih kurang 100 orang personil petugas Damkar dan tim rescue,” sambungnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan, proses pemadaman dilakukan dari berbagai sisi untuk mempercepat penanganan. Salah satu tembok pabrik bahkan terpaksa dijebol menggunakan mesin forklift guna memudahkan akses dan mobilitas petugas.
Dohiri juga memastikan bahwa pihaknya tidak mengalami kendala serius dalam melakukan proses pemadaman. Hanya saja, didalam pabrik tersebut terdapat banyak cairan mudah terbakar.
Baca Juga: Doa Bersama untuk 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Digelar di Islamic Center Tangsel
“Alhamdulillah tidak ada kendala, namun api agak sulit dipadamkan karen di toko material ada cat dan cairan tenner yang cepat mengobarkan api dan sulit dipadamkan,” jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, kebakaran besar melanda sebuah pabrik konstruksi di Jalan Bhayangkara 1, Kelurahan Paku Jaya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), pada Senin (15/9/2025).
Api mulai terlihat sekitar pukul 18.30 WIB dan dengan cepat membesar akibat banyaknya material mudah terbakar di dalam area pabrik tersebut.
Menurut keterangan saksi mata, Ita Sapitri (48), api awalnya muncul dari salah satu sudut pabrik. Sebelum membesar, terdengar teriakan kebakaran yang menarik perhatian warga sekitar.
“Awal api besar itu sekitar jam setengah 7 malam. Banyak bahan yang mudah kebakar, jadi api cepat membesar,” ujarnya saat dimintai keterangan di lokasi. (eko)
























