SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang bersama Palang Merah Indonesia (PMI), memulai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang kesehatan. Hal ini ditandai dengan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Volunteer X di wilayah Kecamatan Solear, Minggu (28/9).
Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, menyatakan bahwa tahun 2025 akan menjadi awal pembangunan kampus atau perguruan tinggi yang dikhususkan pada kesehatan ini. Pembangunan ini merupakan upaya nyata Pemkab Tangerang, untuk meningkatkan kualitas SDM yang ada.
“Alhamdulillah, kita tadi lakukan peletakan batu pertama atau ground breaking pembangunan kampus kesehatan yang bernama Politeknik Kesehatan Volunteer X. Tentunya, pembangunan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas SDM di Kabupaten Tangerang,” kata Bupati yang akrab disapa Rudi Maesyal.
Acara peletakan batu pertama diawali dengan doa bersama yang dipimpin langsung oleh Ketua MUI Kabupaten Tangerang, Kh. Uwes Nawawi, agar pembangunan gedung pendidikan baru ini dapat bermanfaat dan meningkatkan kualitas masyarakat Kabupaten Tangerang.
Kolaborasi Anggaran dan Lahan 4 Hektare
Politeknik Volunteer X ini dibangun di atas lahan sekitar dua hektare milik Volunteer Park PMI, dan rencananya lahan tersebut akan diperluas kembali hingga menjadi empat hektare.
Terkait pengelolaan dan anggaran, Rudi Maesyal memastikan bahwa ini merupakan kolaborasi Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan PMI. Bahkan, ia membuka kemungkinan untuk bekerjasama dengan pihak ketiga di masa depan. Tujuannya jelas, yakni untuk meminimalisir biaya anggaran yang dikeluarkan masyarakat saat anak-anak mereka ingin kuliah di Politeknik Volunteer X.
Baca Juga: MUI Kabupaten Tangerang Berduka, KH Ahmad Fudholi Wafat Usai Kecelakaan
“Ini kolaborasi, bahkan bisa saja nanti kita kolaborasi juga dengan pihak ketiga. Supaya, meringankannya beban mahasiswa dan para wali siswa,” ujarnya.
Tiga Jurusan dan Target Operasi 2027
Di lokasi yang sama, Ketua PMI Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, menjelaskan bahwa Politeknik Volunteer X direncanakan akan membuka tiga jurusan perdana saat sudah beroperasi. Jurusan-jurusan tersebut adalah Teknologi Transfusi Darah, Fisioterapi, dan Manajemen Rumah Sakit.
“Jadi diharapkan, PMI juga bisa melahirkan tenaga-tenaga kesehatan yang dibutuhkan oleh negara. Khususnya, Kabupaten Tangerang,” kata Soma.
Dengan proses pembangunan gedung yang sudah berjalan, PMI menargetkan kampus tersebut sudah dapat beroperasi pada tahun 2027 mendatang.
Sebelumnya diberitakan, bersamaan dengan groundbreaking kampus kesehatan, PMI Kabupaten Tangerang juga menggelar kegiatan bakti sosial dan kejuaraan lomba PMR di Volunteer Park PMI, Solear, dalam rangka memperingati HUT Ke-80 PMI dan HUT Ke-393 Kabupaten Tangerang.
Baca Juga: Jalan Pisangan Pakuhaji Dibongkar Lagi, Tak Sesuai Spesifikasi
Bupati Moch. Maesyal Rasyid mengatakan, perayaan HUT ini sudah menjadi komitmen bersama untuk mengadakan acara yang efeknya mengena dan bermanfaat langsung bagi masyarakat.
Bakti sosial yang digelar berupa khitanan masal kepada 70 anak, pembagian 1.000 paket sembako gratis, dan cek kesehatan gratis. Rudi Maesyal menyebut, semula paket sembako akan ditebus murah, namun akhirnya digratiskan sebagai bentuk nyata kehadiran pemerintah untuk masyarakat.
“Tadi, anak-anak yang di khitan juga mendapatkan sembako dan uang tunai,” tambahnya. Selain itu, kegiatan juga dimeriahkan dengan panen sayur dan ikan bersama sebagai perwujudan ketahanan pangan yang dibentuk PMI Kabupaten Tangerang. (alfian/aditya)
























