SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Juventus menjamu AC Milan dalam lanjutan Liga Italia di Allianz Stadium, Senin (6/10/2025) dini hari WIB. Laga ini tuntas tanpa pemenang alias seri 0-0.
Dalam laga tersebut, Milan melepaskan tembakan lebih dulu di menit pertama lewat Youssouf Fofana. Upaya itu masih belum mengarah ke gawang. Juventus juga mengancam di menit kedua. Ada bola tembakan Weston McKennie yang tak mengarah ke target.
Pertandingan perlahan berjalan ketat, namun alot minim ancaman. Juventus lantas membuat percobaan pertamanya ke gawang Milan lewat sundulan Federico Gatti pada menit ke-24.
Milan gantian mengancam Juventus di menit ke-31. Santiago Gimenez melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti, tapi laju bola bisa dibendung kiper Michele Di Gregorio.
Mike Maignan bikin penyelamatan di babak kedua saat baru berjalan dua menit. Kiper Milan itu berhasil menepis tembakan voli Gatti di mulut gawang.
AC Milan mendapatkan hadiah penalti di menit ke-51 setelah Santiago Gimenez dilanggar Lloyd Kelly. Christian Pulisic maju sebagai eksekutor, tapi bola tembakannya melambung di atas gawang.
Baca Juga: AC Milan Terancam Gagal Rebut Tiket Liga Champions
Rafael Leao membuang peluang emas di menit ke-72. Sudah berada di mulut gawang Juve, Dia gagal mengarahkan tembakannya ke target.
Gol tak kunjung didapat kedua tim sampai laga tuntas. Juventus dan AC Milan masing-masing harus puas dengan tambahan satu poin. Juventus duduk di posisi kelima dengan 12 poin. Milan di urutan ketiga dengan 13 poin.
Gelandang Milan Adrien Rabiot marah karena Rossoneri tak mampu menumbangkan Bianconeri. Mantan gelandang Juventus itu merasa timnya harusnya bisa menang. “Malam ini sangat emosional. Saya kenal banyak pemain di Juventus, stadion, staf, bahkan Tudor Saya sangat senang bisa kembali ke sini. Saya ingin menang, tapi begitulah sepakbola – kami akan terus melanjutkan perjalanan kami,” kata Rabiot kepada DAZN.
“Saya marah karena seharusnya kami menang. Kami punya peluang, tapi ada yang kurang. Kami harus berbuat lebih banyak dan meningkatkan diri sebagai tim. Ini baru awal musim, tapi menang di sini akan sangat penting,” tegasnya.
Pelatih AC Milan Massimiliano Allegri menyoroti kegagalan Rafael Leao menuntaskan dua peluang saat ditahan imbang Juventus di Liga Italia. Ia meminta agar penyerang Portugal itu tampil lebih ‘kejam’ di depan gawang.
Rossoneri sejatinya punya kans menang cukup besar usai melepaskan 13 percobaan, empat mengarah ke gawang. Namun semua itu tak ada yang berbuah gol, termasuk penalti Christian Pulisic yang melambung di atas gawang Juventus pada menit ke-53. Allegri menilai timnya kurang klinis dalam menuntaskan peluang.
Baca Juga: AC Milan Makin Keteteran Kejar Puncak
“Kami bermain seimbang di babak pertama, mereka (Juventus) menutup ruang dengan baik dan kami mengoper bola terlalu lambat,” ujar Allegri kepada DAZN usai laga dan dikutip Football Italia.
“Di babak kedua, kami membaik secara fisik, menciptakan sejumlah peluang, namun saat menghadapi Juventus, kami perlu lebih tajam. Sisi positifnya adalah kami tak kebobolan, namun di saat-saat tertentu kami harus bisa ‘membunuh’ laga.”
Allegri juga ditanyai mengenai peluang Leao di menit ke-73 dan 90. Pada kesempatan pertama, Leao lepas dari penjagaan bek Juventus, namun tembakannya melebar di sisi kanan gawang. Sedangkan yang kedua ditepis Michele Di Gregorio meski ia relatif bebas.
“Dia sempat absen selama 45 hari (karena cedera betis), jadi dia masih mencari ritme. Pekan lalu lalu dia main karena kebutuhan dan tampil bagus. Dia bekerja keras pekan ini – kami membutuhkannya kembali dengan cepat. Dia dan (Christopher) Nkunku adalah pemain teknis yang bisa menjadi solusi.”
“Dia dulu bermain sebagai striker di Lille, jadi (posisi) ini bukan hal baru baginya. Pergerakannya saat menerima umpan Modric sempurna, tetapi pemain seperti dia, dengan dua peluang seperti itu, harus mencetak gol.”
“Dia jenius, tetapi sekarang dia harus belajar menentukan hasil laga – itulah yang membuatnya jadi sosok menentukan,” tegas Allegri.
Di sisi lain, bek Juventus ini adalah hasil imbang kelima Si Nyonya Tua dalam lima laga beruntus di semua ajang. Sebelumnya, pasukan Igor Tudor berbagi poin dengan Atalanta dan Hellas Verona setelah menuntaskan laga 1-1.
“Kami tidak puas dengan hasil imbang ini, tetapi kami harus menerimanya dan fokus pada pertandingan berikutnya,” kata bek Juventus, Pierre Kalulu, yang dikutip dari Football Italia.
“Tujuan kami selalu untuk tetap di puncak. Itu tidak pernah berubah,” Kalulu menjelaskan soal ambisi Juventus. (dm)
