SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Peringatan Hari Santri Nasional pada tanggal 22 Oktober 2025 di Kabupaten Tangerang bakal berlangsung semarak. Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, H. Chaidir, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang mendukung berbagai kegiatan bernuansa religi.
“Alhamdulillah, Pak Bupati Tangerang (Maesyal Rasyid) dan Wakil Bupati (Intan Nurul Hikmah) sangat konsen terhadap program keagamaan,” ujarnya kepada satelitnews.com, Selasa (21/10/2025).
Chaidir menjelaskan, bahwa meskipun peringatan Hari Santri merupakan domain Kementerian Agama, namun Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang tetap memberikan dukungan penuh. Salah satu bentuknya adalah Festival Al-Amjad yang digelar di Masjid Agung Al-Amjad, Kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, yang berlangsung dari tanggal 22 hingga 27 Oktober 2025.
“Festival ini penuh dengan nuansa Islami. Ada 10 lomba yang akan ditampilkan besok, semua berkaitan dengan rangkaian Hari Santri,” katanya.
Adapun perlombaan yang akan digelar dalam festival tersebut antara lain, Mahallul Qiyam, Hadroh, Qasidah, Fashion Show Islami, Tilawah Gemilang, Lomba Mewarnai untuk PAUD, Kaligrafi Kontemporer, Rampak Bedug, Marawis, dan beberapa lomba lainnya.
Lanjut Chaidir, peserta berasal dari masyarakat umum di seluruh wilayah Kabupaten Tangerang. Pendaftaran telah dibuka melalui masing-masing bidang yang menaungi lomba.
“Untuk jumlah peserta, kami belum bisa pastikan, tapi informasinya sudah banyak yang mendaftar,” ucap Chaidir. Ia menambahkan, bahwa beberapa cabang lomba memiliki kategori tersendiri. Misalnya, lomba Qasidah diikuti oleh ibu-ibu yang mendaftar melalui LASQI Kabupaten Tangerang.
Setiap lomba akan memperebutkan hadiah untuk Juara 1 hingga 3, serta Harapan 1 hingga 3. “Prinsipnya sama, intinya untuk menunjukkan bahwa Kabupaten Tangerang menampung dan mewadahi seni dan bakat Islami masyarakat. Mudah-mudahan ini bisa menjadi agenda berkelanjutan,” ujar Chaidir.
Puncak peringatan Hari Santri akan diisi dengan upacara yang dilaksanakan pada Selasa, dilanjutkan kegiatan bersama aparatur pemerintah dan Forkopimda, serta makan nasi liwet bersama para santri.
Lebih lanjut, Chaidir menambahkan, bahwa tahun ini Bupati Tangerang Maesyal Rasyid dan Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah juga menggulirkan program unggulan pembangunan Sanitasi Pesantren (Sanitren) untuk 75 titik, dengan alokasi anggaran Rp130 juta per titik. Sementara itu, program pembangunan Asrama Pondok Pesantren (Aspontren) menyasar 45 titik, masing-masing sebesar Rp200 juta. (aditya)