SATELITNEWS.COM, TANGERANG--Jonatan Christie meraih gelar ketiganya di tahun ini usai juara Hylo Open 2025. Jonatan mengakui hasil ini di luar ekspektasinya.
Menaklukkan Magnus Johannesen, Jojo, sapaan karibnya mengunci titel juara di babak final yang bergulir Minggu (2/11) malam di Saarlandhalle, Saarbrucken, Jerman. Ia menang lewat laga dua gim langsung 21-14, 21-14.
“Hari ini saya memang mewaspadai dan mengantisipasi pergerakan kaki lawan yang lumayan cepat jadi secara strategi sudah siap,” kata Jonatan dalam keterangannya melalui federasi, Senin (3/11).
Pebulutangkis peringkat 5 dunia ini pun bersyukur atas torehan yang diraih. Apalagi dalam empat turnamen terakhir, tiga di antaranya menghasilkan gelar juara. Sebelum Hylo Open, Jonatan juga menjadi nomor satu di Korea Open 2025 dan Denmark Open 2025.
Tak hanya itu, ia sempat mengalami momen terpuruk setelah rentetan kekalahan, juga proses penyembuhan sakit pada bagian panggulnya. Cedera ini merupakan sakit lama sejak Asian Games 2018. Namun, saat itu penyembuhannya hanya melalui fisioterapi dan minum obat.
“Ada campur tangan Tuhan dalam apa yang saya raih sejauh ini. Tiga gelar dalam empat turnamen terakhir sesuatu yang tidak terpikirkan ketika hasil kurang bagus sejak keluar tim nasional ditambah proses rehab yang masih berjalan. Saya sangat bersyukur,” Jonatan mengungkapkan.
“Pencapaian di tur Eropa ini di atas ekspektasi saya karena fokusnya adalah melakukan saja yang maksimal dan lebih menikmati pertandingan demi pertandingan,” ujarnya.
Sementara itu, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani jadi runner-up di Hylo Open 2025. Perasaan Sabar/Reza campur aduk dengan pencapaian ini.
Pasangan non-pelatnas itu belum juga mendapatkan gelar juara di tahun ini. Mereka harus kembali puas hanya mencapai podium kedua pada Hylo Open yang merupakan turnamen Super 500 itu.
Sabar/Reza yang menempati unggulan keenam harus takluk dari Chiu Hsiang Chieh/Wang Chi-Lin di babak final yang digelar di Saarlandhalle, Saarbrucken, Jerman, Minggu (2/11/2025). Mereka kalah dua gim dari ganda putra Taiwan dengan skor 19-21, 18-21 dalam tempo waktu 41 menit.
“Mixed feelings, satu sisi sedih karena lagi-lagi harus jadi runner up, tapi di sisi lain kami bersyukur bisa menjalani tur Eropa ini dengan cukup baik walau dengan kondisi yang tidak 100 persen fit,” kata Sabar dalam keterangannya melalui PBSI.
Sabar sempat mengalami kendala pada bagian bahunya. Kondisi kurang nyaman itu telah dirasakannya sejak bertanding di French Open dua pekan lalu. Meskipun begitu, ia dan Reza masih bisa mencapai perempatfinal di turnamen Super 750 itu.
Pun di Hylo Open 2025. Walau kondisinya belum 100 persen fit, pasangan peringkat 11 dunia itu sukses sampai final, meskipun hasilnya belum membuahkan gelar juara.
“Kami sudah berusaha semaksimal mungkin hari ini tapi lawan bermain dengan baik terutama sisi penyerangannya jadi kami terus tertekan. Bola drive mereka juga tidak bisa kami imbangi. Selamat untuk Chiu/Wang,” kata Sabar. (dm)