SATELITNEWS.COM, LEBAK – Proyek perbaikan ruas Jalan Kaduagung–Gunungkencana di Desa Tambakbaya, Kecamatan Cibadak, kembali menuai sorotan. Minimnya rambu peringatan dan pengamanan di lokasi pekerjaan diduga menjadi penyebab kecelakaan yang dialami seorang pengendara motor perempuan, Selasa (19/5/2026).
Korban yang diketahui merupakan warga Kecamatan Cikulur itu mengalami kecelakaan saat melintasi jalur yang tengah diperbaiki. Diduga korban kehilangan kendali ketika berusaha menghindari lubang galian proyek di badan jalan hingga akhirnya terjatuh.
Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius pada bagian kaki dan langsung dilarikan ke rumah sakit menggunakan ambulans yang kebetulan melintas di lokasi. Warga sekitar, Parman (48), mengatakan kecelakaan di titik proyek tersebut bukan kali pertama terjadi. Menurut dia, kondisi jalan yang berlubang tanpa dilengkapi rambu peringatan kerap membahayakan pengguna jalan, terutama pengendara roda dua.
“Sudah beberapa kali kejadian di sini. Pengendara banyak yang enggak tahu kalau ada lubang galian karena enggak ada tanda peringatan. Apalagi kalau malam, kondisinya gelap,” kata Parman kepada wartawan. Ia menilai pengerjaan proyek seharusnya memperhatikan keselamatan pengguna jalan dengan memasang rambu lalu lintas maupun pembatas di area pekerjaan.
“Kami mendukung jalan diperbaiki, tapi jangan sampai keselamatan masyarakat diabaikan. Minimal ada rambu atau penerangan supaya pengendara lebih hati-hati,” ujarnya. Keluhan serupa disampaikan warga lainnya, Neli (41). Ia mengaku sejak proyek berjalan, sejumlah pengendara kerap terjatuh akibat tidak mengetahui adanya galian di badan jalan. “Sudah sering ada yang jatuh. Banyak pengendara kaget karena enggak ada tanda kalau jalannya sedang diperbaiki,” ucapnya.
Pantauan di lokasi menunjukkan beberapa titik proyek masih berupa lubang galian dan permukaan jalan tidak rata. Kondisi tersebut dinilai cukup membahayakan, terlebih saat malam hari karena minim penerangan.
Warga berharap pemerintah daerah maupun pihak pelaksana proyek segera memasang rambu peringatan dan memperketat pengamanan di lokasi pekerjaan agar tidak kembali menimbulkan korban kecelakaan. Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Lebak belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp juga belum mendapat respons.(mulyana)