SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Nyaris menjadi korban tindakan kejahatan jalanan atau begal pada Sabtu (22/11) dini hari, warga Kampung Bebulak RT 02/RW 03, Desa Pondok Kelor, Kecamatan Sepatan Timur, berharap Kepolisian Sektor (Polsek) Sepatan lebih aktif melakukan patroli untuk menjaga keamanan wilayah.
Warga yang nyaris menjadi korban, Siti Alia (18), menceritakan bahwa pada dini hari tersebut, saat pulang bekerja dan melintas di area proyek Bumi Bandara Indah (BBI) menuju rumahnya di Kampung Bubulak, tiba-tiba dua pria tak dikenal mendekatinya dengan sepeda motor Honda Beat.
“Waktu itu saya baru pulang kerja dari Kawasan Pergudangan Bandara Mas Kota Tangerang. Menuju rumah, saat di wilayah Pondok Kelor, tepatnya pas saya masuk di jalan kawasan Bumi Bandara Indah (BBI), ada dua pria naik sepeda motor mepet deketin saya,” kata wanita yang akrab disapa Alia (18) kepada Satelit News, Minggu (23/11).
Alia mengaku awalnya tidak curiga kepada dua pria tersebut yang terus mengikutinya. Namun keduanya semakin menempel dan berusaha menghentikan laju motornya. Saat itulah ia sadar, bahwa dua pria tak dikenal itu diduga merupakan kawanan begal yang hendak merampas motornya.
Beruntung, Alia berhasil meloloskan diri setelah memberanikan diri menendang sepeda motor yang dikendarai kedua pria tersebut. Aksinya itu sempat membuatnya hampir terjatuh, namun ia berhasil menyeimbangkan diri dan melanjutkan perjalanan hingga sampai ke rumah dengan selamat.
“Saya tidak tahu kalau dua orang itu begal. Setelah mereka bawa motor kencang, ngepung dan mepet saya, baru saya curiga. Terus saya tendang motornya, saya sempat mau jatuh,” ujarnya.
Alia mengatakan tidak mengetahui ke mana dua pria itu pergi. Setelah ia menendang motor pelaku, ia langsung tancap gas tanpa berani menoleh ke belakang. Kedua pria tersebut akhirnya berhenti mengejarnya karena ada tetangganya yang melintas di lokasi.
“Habis saya tendang, saya langsung kabur tancap gas selamatkan diri. Dua orang tersebut sempat kejar, tapi pas ada tiga orang laki-laki naik motor lewat dekat saya, mereka langsung pergi,” ungkapnya.
Alia berharap Polsek Sepatan dapat menggencarkan patroli wilayah untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas, sekaligus meningkatkan rasa aman masyarakat, khususnya di wilayah hukum Polsek Sepatan. Ia juga meminta agar pihak pengembang proyek memasang penerangan jalan umum (PJU) di kawasan tersebut.
“Sebetulnya itu jalan tembusan. Saat ini sedang dibangun proyek perumahan, tetapi belum ada PJU-nya jadi gelap. Kepada Pak Polisi, kami harap patroli digencarkan agar masyarakat merasa aman dan terjaga dari tindakan kejahatan, khususnya di malam hari,” ujarnya.
Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, pihak BBI (Asthara Skyfront City), Devyani, mengatakan akan berkoordinasi dengan bagian keamanan dan segera menyediakan penerangan jalan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kapan ini bang kejadiannya? Oke siap bang, ntar aku bilangin yaa,” singkatnya. (alfian/aditya)