Rabu, 20 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Metro Tangerang Kota Tangsel

Harga Lahan PSEL Tangsel Dianggap Kemurahan, Pilar: Sesuai Kajian

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Rabu, 20 Mei 2026 16:43 WIB
Rubrik Kota Tangsel, Metro Tangerang
Harga Lahan PSEL Tangsel Dianggap Kemurahan, Pilar: Sesuai Kajian

PEMBEBASAN LAHAN: Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan menyatakan harga pembebasan lahan PSEL Cipeucang sesuai kajian tim appraisal independen. (EKO SETIAWAN/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengklaim proses pembebasan lahan untuk proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di kawasan tempat pembuangan akhir (TPA) Cipeucang dilakukan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan saat menanggapi keluhan warga sekitar TPA Cipeucang terkait harga pembebasan lahan warga yang dinilai terlalu murah.

Pilar menegaskan penentuan harga lahan tidak dilakukan oleh Pemkot Tangsel, melainkan melalui kajian konsultan appraisal independen yang memiliki sertifikasi resmi dan terdaftar di pemerintah.

“Yang melakukan kajian terkait harga lahan itu adalah konsultan appraisal yang bersertifikat tentu saja punya standar terdaftar di pemerintah. Jadi Pemkot Tangsel tidak menentukan harganya sekian, kami bayarkan sesuai dengan Undang-undang  peraturan hukum yang berlaku harus sesuai dengan apa yang appraisal sudah kaji,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (19/5).

Menurutnya, nilai lahan yang ditetapkan diklaim telah mempertimbangkan harga jual di wilayah sekitar. Pilar juga menilai harga lahan di kawasan Cipeucang tidak bisa disamakan dengan harga tanah di kawasan perumahan elite.

“Terkait berapa nilai rumusannya yang mereka lakukan sesuai harga jual sekitar. Tapi kan tidak mungkin disamakan dengan perumahan elite, kan gitu,” sebutnya.

BeritaTerbaru

Pemkot Tangerang Dorong Solusi Strategis Atas Persoalan Daerah

Pemkot Tangerang Dorong Solusi Strategis Atas Persoalan Daerah

Rabu, 20 Mei 2026 14:05 WIB
Jawab Tren Global, FBC Clinic Boyong Teknologi Pengencang Kulit XERF ke Tangerang

Jawab Tren Global, FBC Clinic Boyong Teknologi Pengencang Kulit XERF ke Tangerang

Rabu, 20 Mei 2026 13:15 WIB
Buka Sosialisasi SPMB 2026, Bupati Tangerang: Harus Transparan dan Tanpa Pungutan

Buka Sosialisasi SPMB 2026, Bupati Tangerang: Harus Transparan dan Tanpa Pungutan

Rabu, 20 Mei 2026 05:53 WIB
"Kejar" Penunggak Pajak, Samsat Cikokol Tangerang Gelar Razia PKB

“Kejar” Penunggak Pajak, Samsat Cikokol Tangerang Gelar Razia PKB

Selasa, 19 Mei 2026 20:41 WIB

Ia menambahkan, proyek PSEL merupakan kepentingan publik yang menyangkut kebutuhan sekitar 1,5 juta penduduk Kota Tangerang Selatan. Karena itu, pemerintah berharap masyarakat dapat mendukung proses pembangunan fasilitas pengolahan sampah tersebut.

“Saya rasa semua masyarakat di semua pemerintah pusat, daerah, untuk pelayanan publik, kepentingan umum, kita harus sama-sama bisa membantu dan sama-sama mendukung,” katanya.

Pilar juga menyebut konsep pengadaan lahan saat ini bukan lagi sekadar ganti rugi, melainkan ganti untung sebagaimana prinsip yang diatur dalam ketentuan pengadaan tanah untuk kepentingan umum.

“Ini kan kepentingan 1,5 juta penduduk, sekarang sudah bukan jamannya ganti rugi, sekarang ganti untung itu yang prinsip dari konsultan terkait appraisal secara Undang undang mereka harus lakukan,” ungkapnya.

Dalam waktu dekat, Pilar mengaku akan berkoordinasi dengan Kejaksaan Negeri dan Kejaksaan Tinggi guna mendapatkan pendampingan hukum terkait langkah teknis lanjutan.

“Karena ini waktunya sudah mepet juga, kepentingannya publik kota Tangsel, bukan hanya untuk kami Pemkot Tangsel, ini kepentingan PSEL yang dibutuhkan masyarakat sesegera mungkin kami dilakukan pendampingan oleh Datun Kejari, apa yang nanti teknis harus kami lakukan,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, warga di sekitar tempat pembuangan akhir (TPA) Cipeucang, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), kembali menyuarakan keberatan terhadap rencana pembebasan lahan untuk proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL). Mereka menilai harga ganti rugi yang ditawarkan pemerintah masih jauh di bawah harga pasar.

Agus (50), warga yang rumahnya berada tepat di samping kawasan TPA Cipeucang, mengatakan sosialisasi terakhir yang digelar sekitar April 2026 lalu belum menghasilkan kesepakatan antara warga dan pihak terkait.

“Sosialisasi terakhir belum sepakat. Dikumpulkan semua warga, mungkin ada yang setuju ada yang tidak. Pembahasannya gitu-gitu aja, masalah harga tetap segitu aja. Rp1,7 juta per meter,” ujar Agus saat ditemui, Senin (18/5).

Menurutnya, warga meminta pemerintah lebih transparan dalam menentukan nilai lahan. Ia menilai harga yang ditawarkan tidak sesuai dengan harga pasar di kawasan tersebut.

“Yang dimau warga harus transparan soal harga, mereka maunya segitu, istilahnya ikuti pasar. Pasar apa, seharusnya sekarang sudah Rp7 juta an per meter yang di pinggir jalan, masuk ke dalam bisa Rp5-6 juta. Warga menolak khususnya saya,” katanya. (eko)

Tags: HARGAlahanPSELtangselWakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Dongkrak Kualitas SDM, Pemkab Gelar Festival Literasi Tangerang Gemilang 2026
Edukasi

Dongkrak Kualitas SDM, Pemkab Gelar Festival Literasi Tangerang Gemilang 2026

Selasa, 19 Mei 2026 20:14 WIB
Sambangi DPRD, Kajari Kota Tangerang: Kepastian Hukum Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Kota Tangerang

Sambangi DPRD, Kajari Kota Tangerang: Kepastian Hukum Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Selasa, 19 Mei 2026 20:11 WIB
Cetak Startup Masa Depan, AI Entrepreneurship Academy Resmi Hadir di BSD City
Bisnis

Cetak Startup Masa Depan, AI Entrepreneurship Academy Resmi Hadir di BSD City

Selasa, 19 Mei 2026 20:10 WIB
Pemkab Tangerang Larang Pedagang Hewan Kurban Berjualan di Trotoar
Headline

Pemkab Tangerang Larang Pedagang Hewan Kurban Berjualan di Trotoar

Selasa, 19 Mei 2026 20:05 WIB
DPRD Kota Tangerang Rekomendasikan Operasional Karaoke di Hotel Aston Jatiuwung
Hijrah

DPRD Kota Tangerang Rekomendasikan Penghentian Sementara Operasional Karaoke di Hotel Aston Jatiuwung

Selasa, 19 Mei 2026 19:52 WIB
Lakalantas Maut di KM 16,5 Jalan Raya Serang, Pemotor dan Penumpang Meninggal Dunia
Headline

Lakalantas Maut di KM 16,5 Jalan Raya Serang, Pemotor dan Penumpang Meninggal Dunia

Selasa, 19 Mei 2026 17:56 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Lakukan Pemantauan, Dinkes Tangsel Belum Temukan Kasus Hantavirus

Lakukan Pemantauan, Dinkes Tangsel Belum Temukan Kasus Hantavirus

Minggu, 17 Mei 2026 16:48 WIB
Inter Sandingkan Dua Gelar Juara di Italia

Inter Sandingkan Dua Gelar Juara di Italia

Kamis, 14 Mei 2026 08:09 WIB
Tunaikan Ibadah Haji, Wabup Pandeglang Iing Sampaikan Pesan Mengharukan

Tunaikan Ibadah Haji, Wabup Pandeglang Iing Sampaikan Pesan Mengharukan

Kamis, 14 Mei 2026 11:33 WIB
IMG_20260519_160354

Prajurit Yonif TP 840/GS Dilatih Perakitan Jembatan Bailey

Selasa, 19 Mei 2026 16:07 WIB
Tim aparat setempat, mengevakuasi korban diduga gantung diri, di Kampung Kedaleman, Desa Ketos, Kecamatan Kibin, Kabupaten Serang, Senin, (18/5/2026). (ISTIMEWA)

Warga Kibin Kabupaten Serang Ditemukan Gantung Diri Di Rumahnya

Senin, 18 Mei 2026 16:51 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.