SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Pandeglang, Erin Fabiana Ansori, secara tegas mendukung pemindahan Rekening Keuangan Umum Daerah (RKUD) Pemkab Pandeglang, dari Bank BJB ke Bank Banten.
Tindakan itu harus dilakukan, katanya, sebagai dukungan penuh terhadap bank daerah, agar bisa terus berkembang dan lebih maju.
Erin mengatakan, selama ini pihaknya terus memberikan dukungan penuh terhadap pemindahan RKUD tersebut, karena Bank Banten merupakan bank daerah yang sudah teruji dan berpengalaman.
Terlebih, tandasnya, Gubernur Banten Andra Soni sudah memberikan lampu hijau kepada semua Kepala Daerah (Bupati/Walikota) Se-Banten, terkait kebijakan pemindahan RKUD tersebut.
“Kita mendukung sepenuhnya pemindahan RKUD itu, kan Pak Gubernur juga sudah menyampaikan, agar kepala daerah bisa memidahkan RKUD nya, sebagai bentuk dukungan terhadap bank daerah,” katanya, saat ditemui di Kecamatan Menes, Kamis (11/12/2025).
Erin juga menyarankan kepada Bupati Pandeglang, agar bisa segera mengambil sikap perihal pemindahan RKUD tersebut. Oleh karena, sebagai Pemerintah Daerah yang ada di Provinsi Banten, sudah seyogyanya bisa membantu bank daerah dan bekerja sama.
Baca Juga: Bupati Dewi: Purna Tugas Sebagai ASN Bukan Akhir Pengabdian
“Pemkab Pandeglang juga, sebaiknya segera memindahkan RKUD itu, kan sudah ada surat juga terkait pemindahan RKUD. Ini kan bank daerah, seharusnya bisa dimanfaatkan oleh daerah,” ujarnya.
Erin beranggapan, dengan dipindahkannya RKUD ke Bank Banten bisa menjadi angin segar dalam pengelolaan keuangan daerah. Artinya, Pemkab Pandeglang bisa jeli dalam membaca momentum, untuk memanfaatkan aset milik Provinsi Banten dalam hal keuangan.
“Ini kan bagus, bank sudah ada, tinggal Pemda ini bisa memanfaatkan hal itu. Kalau masih menggunakan bank lain, tentunya bank daerah bagaimana perannya. Kan dibuat bank daerah juga untuk hal ini,” tukasnya.
Erin optimistis, pemidahan RKUD tersebut bisa menjadi angin segar terhadap perputaran uang, melalui aset daerah. Selain memudahkan dalam koordinasi dan komunikasi, juga bisa memudahkan dalam hal lain yang menyangkut dengan keuangan.
“Namanya aset milik daerah, kita juga ada di daerah, tentunya akan semakin memudahkan juga. Jadi ada timbal baliknya lagi untuk daerah, bukan hanya sekedar menaruh uang saja, tapi jangka panjangnya juga ada,” imbuhnya. (mardiana)
























