SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Pagi itu, suasana Edukasi Wisata Desa Sodong di Kecamatan Tigaraksa tampak lebih ramai dari biasanya. Di antara hamparan area wisata yang sejuk, warga, pelajar, dan tokoh masyarakat berkumpul untuk satu tujuan, memperingati Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tangerang, Kamis (11/12/2025).
Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hakordia yang jatuh setiap 9 Desember. Untuk tahun ini, Kejari menggandeng Pemerintah Desa Sodong agar semangat anti korupsi bisa lebih dekat dirasakan masyarakat di tingkat desa.
Hadir dalam acara tersebut sejumlah unsur penting, mulai dari Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Tangerang Arsyad, Kasi Pemerintahan Kecamatan Tigaraksa Mulyadi, Kepala Desa Sodong Bambang Doni Bambang, tokoh agama dan tokoh masyarakat, perwakilan BPD, KNPI, Karang Taruna, hingga siswa-siswi SMAN 18 dan MAN 1 Tigaraksa, serta tamu undangan lainnya.
Mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Tangerang, Arsyad menegaskan bahwa kegiatan ini digelar, untuk menyamakan persepsi dan sikap bersama masyarakat dalam usaha pemberantasan korupsi.
“Kami libatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat juga warga dari seluruh elemen, dalam kegiatan mencari solusi bagaimana cara menghilangkan korupsi. Kami, Kejaksaan tidak dapat berjalan sendiri tanpa bantuan masyarakat, karena korupsi berdampak langsung kepada masyarakat. Masyarakat juga dapat melakukan pencegahan korupsi,” paparnya.
Arsyad melanjutkan bahwa kolaborasi adalah kunci. Ia berharap warga ikut bahu-membahu mencegah praktik korupsi sejak dini.
Baca Juga: Jalan Pisangan Pakuhaji Dibongkar Lagi, Tak Sesuai Spesifikasi
“Kejaksaan bukan hanya melakukan penindakan, akan tetapi juga melakukan pencegahan agar korupsi tersebut tidak terjadi lagi,” tandasnya.
Di sisi lain, Kepala Desa Sodong, Doni Bambang, menyampaikan rasa terima kasih karena desanya dipilih sebagai lokasi rangkaian peringatan Hakordia 2025.
“Terima kasih Pak Arsyad dan tim atas kehadirannya. Suatu kehormatan bagi kami Desa Sodong atas kedatangan Bapak. Semoga apa yang disampaikan hari ini dapat menambah ilmu untuk warga Desa Sodong, khususnya dalam hal anti korupsi,” ucapnya.
“Kami bangga tempat kami dijadikan tempat untuk peringatan Hakordia 2025. Kami berharap kehadiran kejaksaan di Desa Sodong bukan hanya hari ini saja; mudah-mudahan di waktu lain dan momentum lain dapat hadir kembali,” imbuhnya.
Doni juga menekankan, bahwa ajakan anti korupsi adalah gerakan kolektif yang wajib dijalankan semua lapisan masyarakat.
Ia menambahkan, Desa Sodong berkomitmen menjalankan pemerintahan transparan sebagai wujud nyata semangat Hakordia.
Baca Juga: Ambil Motor yang Tertinggal di Cikupa, Anggota Gangster Ditangkap Warga
Sebagai penutup kegiatan, masyarakat diberikan kesempatan untuk berdialog langsung dalam sesi tanya jawab seputar hukum dan korupsi. Momen ini dimanfaatkan warga untuk menggali pengetahuan sekaligus memperkuat pemahaman tentang pentingnya pencegahan korupsi sejak lingkungan terdekat. (aditya)
























