SATELITNEWS.COM, SERANG – Pengumpulan Zakat Infak dan Sedekah (ZIS) oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Serang pada tahun 2025, tidak mencapai target. Karena hingga Desember, dari target Rp29 Miliar tercapai Rp24 Miliar.
Kepala Baznas Kabupaten Serang, Badrudin mengatakan, selama ini penerimaan ZIS mayoritas dari profesi Aparatur Sipil Negara (ASN), yang di dalamnya ada sertifikasi guru, TPP (Tambahan Penghasilan Pegawai) dan Tukin (Tunjangan Kinerja).
Namun belum lama ini, sertifikasi guru tersendat selamat dua semester, sehingga diperkirakan penerimaan ZIS tidak capai target. Potensi pendapatan dari sertifikasi guru tersebut, mencapai Rp4 Miliar.
“Target Rp29 Miliar, tercapai Rp24 Miliar. Karena, kendala sertifikasi guru tersendat dua semester, jadi kita tidak capai target, paling diperkirakan capai Rp26 Miliar,” ujar Badrudin, Senin (15/12/2025).
Badrudin menuturkan, tidak tercapainya target penerimaan ZIS baru terjadi pada tahun ini, karena pada tahun sebelumnya selalu tercapai, bahkan hingga melampaui target.
Terkait dengan proses penyaluran, Badrudin menyampaikan bahwa penyaluran terhadap para mustahik yang menerima zakat sudah mencapaikan 95 persen. Saat ini pihaknya fokus membuat LPJ (Laporan Pertanggung Jawaban).
Baca Juga: Baznas Kabupaten Serang Dapat Bantuan Mobil Dari BUMN
“Kita juga alokasikan (salurkan) untuk bencana seperti puting beliung, banjir dan lain sebagainya. Kemudian untuk bencana di Sumetara kami memberikan Rp35 juta melalui BAZNAS Provinsi,” tuturnya.
Badrudin mengungkapkan, paling banyak penyaluran bantuan diberikan untuk rutilahu sebesar Rp22 Miliar, bantuan guru madrasah hampir Rp1,5 Miliar, beasiswa guru SD dan SMP Rp2 Miliar lebih, pemandi jenazah, marbot dan bantuan lansia. (sidik)
























