SATELITNEWS.COM, SERANG – Pemkot Serang akan banyak membuka program beasiswa, magang, serta peluang bekerja di luar negeri pada tahun 2026. Hal itu dilakukan, untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang terampil, dan siap kerja, sehingga bisa menekan angka pengangguran di Kota Serang.
Wakil Walikota Serang Nur Agis Aulia mengatakan, penempatan kerja ke luar negeri tersebut difokuskan pada profesi-profesi terampil dan profesional, bukan sebagai asisten rumah tangga (ART), dengan penempatan negara-negara tujuan yang sudah disiapkan seperti Korea Selatan, Jepang, Jerman, Turki, serta beberapa negara lainnya yang memiliki kebutuhan tenaga kerja terampil cukup tinggi.
“Pendidikan dan pekerjaan harus saling terhubung. Kita siapkan pendidikannya, lalu kita buka akses kerjanya,” pungkas Agis, Selasa (16/12/2025).
Tingginya peluang kerja tersebut, lanjut Agis, menjadi alasan Pemkot Serang terus mendorong pembukaan akses pendidikan melalui program beasiswa. Harapannya, setelah menyelesaikan pendidikan, warga Kota Serang memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan dapat langsung terserap di lapangan pekerjaan.
“Program beasiswa sarjana bagi masyarakat Kota Serang ini akan kita prioritaskan pada tahun 2026,” pungkasnya.
Terpisah, Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Serang, Ady Nugroho mengatakan, pihaknya sudah melakukan MoU dengan Pemkot Serang dalam pelatihan dan penempatan kerja bagi 500 calon naker asal Kota Serang, yang akan mengikuti pelatihan di BBPVP Serang.
Baca Juga: Kepala OPD Diminta Berinovasi, APBD Kota Serang Terkoreksi Rp187 Miliar
“Kami siapkan khusus untuk warga Kota Serang. Insya Allah, jika tidak ada kendala seperti efisiensi dan lainnya, kami akan memprioritaskan warga Kota Serang,” kata Ady.
Ady mengungkapkan, secara keseluruhan BBPVP Serang memiliki anggaran pelatihan bagi 3.000 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI). Program tersebut diperuntukkan bagi warga Provinsi Banten, Sumatera Selatan, Lampung, dan Kalimantan Barat.
“Dari jumlah tersebut, sekitar 500 kuota kami alokasikan untuk Kota Serang,” jelasnya.
Lebih lanjut, Ady menjelaskan bahwa warga yang berminat bekerja ke luar negeri dapat mendaftar melalui aplikasi SIAPkerja milik Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), sebelum mengikuti tahapan wawancara dan pemetaan minat.
Selain anggaran pelatihan dari BBPVP Serang, lanjut Ady, terdapat pula skema pembiayaan lain yang bisa dimanfaatkan masyarakat, salah satunya melalui kerja sama dengan bank Himbara melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR) PMI.
“Pekerja bisa mengangsur pinjaman KUR PMI untuk mengikuti pelatihan sebelum diberangkatkan ke luar negeri,” tandasnya. (luthfi)
Baca Juga: Buka Super Scout Camp di Kota Serang, Agis Minta Gerakan Pramuka Perkuat Karakter Anak

















