SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Upaya membentengi masyarakat dari ancaman narkoba dan tindak kekerasan terus dilakukan jajaran TNI AD. Salah satunya melalui kegiatan penyuluhan teritorial yang digelar Koramil Panongan, Korem 052/Wijayakrama, di Aula Desa Ranca Kalapa, Kecamatan Panongan, Rabu (17/12/2025).
Kegiatan ini menjadi bagian dari pembinaan teritorial sekaligus langkah nyata meningkatkan kesadaran hukum masyarakat. Penyuluhan dilaksanakan oleh Babinsa Desa Ranca Kalapa, Serka Mardi Pendi dan Sertu Agung Subekti, dengan melibatkan unsur pemerintahan desa, aparat kewilayahan, Polri, tokoh agama, tokoh masyarakat, para ketua RW dan RT, serta ibu-ibu PKK Desa Ranca Kalapa.
Kehadiran lintas unsur tersebut mencerminkan kuatnya sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. Suasana kegiatan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme warga yang mengikuti setiap materi yang disampaikan.
Dalam penyuluhan tersebut, Babinsa menekankan bahaya penyalahgunaan narkoba, dampak buruknya terhadap kesehatan dan masa depan generasi muda, serta konsekuensi hukum dari pelanggaran hukum, termasuk tindak kekerasan di tengah masyarakat. Peserta juga diajak berperan aktif menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif melalui kepedulian bersama.
Danramil Panongan, Kapten Arh Syahrial Siregar, mengatakan bahwa kegiatan penyuluhan ini merupakan wujud komitmen TNI AD dalam mendukung program pemerintah serta menjaga stabilitas keamanan wilayah melalui pendekatan teritorial.
“Penyuluhan hukum dan bahaya narkoba ini merupakan langkah preventif untuk membentengi masyarakat dari pengaruh negatif narkoba dan mencegah terjadinya tindak kekerasan. TNI akan terus hadir melalui Babinsa untuk memberikan pembinaan teritorial dan pendampingan kepada masyarakat,” ujar Kapten Syahrial.
Baca Juga: Layanan SIM Keliling Kota Tangerang Kamis 8 Oktober, Cek Lokasinya
Ia menambahkan, keberhasilan upaya pencegahan tidak dapat terwujud tanpa peran aktif seluruh elemen masyarakat. Keterlibatan aparat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga keluarga dinilai sangat penting dalam membangun kesadaran kolektif guna melindungi generasi muda dari ancaman narkoba dan kekerasan sosial.
Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi dengan sesi dialog dan tanya jawab. Warga diberi ruang untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan masing-masing, sehingga diharapkan terbangun komunikasi yang baik serta solusi bersama dalam menjaga keamanan wilayah.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Melalui penyuluhan teritorial ini, Koramil Panongan berharap sinergitas antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dari narkoba, bebas dari tindak kekerasan, serta memiliki ketahanan wilayah yang tangguh. (aditya)





















