SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Barcelona pulang dengan kemenanga 2-0 di markas Villarreal. Gol Raphinha dan Lamine Yamal memenangkan tim tamu di laga yang diwarnai kartu merah itu.
Barcelona bertandang ke Estadio de la Ceramica, Minggu (21/12/2025) malam WIB, pada lanjutan Liga Spanyol. Penalti Raphinha membawa Barca memimpin cepat pada menit ke-12.
Villarreal malah kemudian dapat pukulan telak lainnya pada menit ke-39, saat Renato Veiga dikartu merah langsung. Barca memanfaatkan keunggulan itu buat bikin gol kedua dari Lamine Yamal.
Skor 2-0 bertahan sampai laga usai. Kemenangan ini kian mengukuhkan Barca sebagai penguasa sementara LaLiga, mengoleksi 46 poin dari 18 laga dan empat poin di depan Real Madrid. Villarreal tertahan di peringkat empat dengan 35 poin.
Pelatih Villarreal, Marcelino Garcia Toral, memuji perjuangan timnya yang mampu memberikan perlawanan kepada El Barca. Meski pada akhirnya, mereka harus kalah.
Tuan rumah masih bisa melepas 12 tembakan walau kalah jumlah pemain. Ketangguhan Joan Garcia bawah mistar gawang Barcelona bikin Villarreal gagal bikin gol.
Marcelino juga merasa Barcelona menang dibantu oleh keputusan wasit. Menurutnya, Villarreal layak mendapatkan hadiah penalti ketika Rafa Marin dijatuhkan oleh Joan Garcia. “Di babak kedua, penalti diberikan. Saya tidak tahu apa perbedaan antara penalti yang diberikan dengan yang dilakukan Joan Garcia kepada Rafa Marín. Peluang kami lebih jelas, selain penalti dan mistar gawang dari Raphinha. Pemain Barcelona yang paling menentukan adalah kiper,” ujar Marcelino dikutip dari Football Espana.
Selain itu, Marcelino menilai Veiga tak pantas mendapatkan kartu merah langsung saat melanggar Yamal. Ia merasa pelanggaran Veiga tak mencederai Yamal.
“Bagi saya itu tak pantas diusir… Yah, melihatnya di kamera lain, mungkin iya. Dia jatuh di permukaan tanah. Dalam sepak bola, Anda harus hidup di saat-saat tertentu. Tidak ada keseleo pergelangan kaki. Dengan pertunjukan indah yang kita saksikan, meninggalkan tim dengan sepuluh pemain…”, lanjut Marcelino.
Di sisi lain, Barcelona melaju memetik kemenangan dalam laga-laga bulan Desember. Pelatih Los Cules, Hansi Flick, mengungkap rahasianya.
Dalam enam pertandingan di semua ajang, Barcelona selalu menang. Atletico Madrid, Real Betis, Eintracht Frankfurt, Osasuna, Guadalajara, dan Villarreal yang berhasil ditaklukkan oleh Lamine Yamal cs.
Barcelona tampil produktif dengan mencatatkan 16 gol dalam enam pertandingan. Sementara untuk lini belakang, Blaugrana kebobolan sebanyak enam gol.
Ada tiga pertandingan dengan torehan clean sheet yang dicatatkan oleh Barcelona. Villarreal, Guadalajara, dan Osasuna yang tak bisa meruntuhkan tembok kukuh Barcelona.
“Kuncinya adalah pertahanan, kami sudah bekerja untuk meningkatkannya dan juga kembalinya kualitas,” kata Flick soal hasil baik di bulan Desember seperti dikabarkan oleh Marca.
Setelah kalah di El Clasico, Barcelona memetik delapan kemenangan, sekali hasil imbang, dan sekali menelan kekalahan. “Yang tersisa bagi saya adalah mentalitas tim. Saya melihatnya saat mereka berlatih,” kata Flick.
Barcelona langsung akan menjalani laga derby setelah jeda Natal. Espanyol yang akan dilawan oleh Barcelona dalam derby Catalan di RCDE Stadium pada 4 Januari 2026. (dm)