SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Penyaluran santunan kematian oleh Pemerintah Kota Tangerang menunjukkan peningkatan jumlah penerima manfaat sepanjang 2025. Berdasarkan data Dinas Sosial (Dinsos) Kota Tangerang, sebanyak 805 keluarga menerima santunan kematian dalam kurun satu tahun terakhir. Jumlah ini terbilang meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala Dinsos Kota Tangerang, Mulyani, menyebut jumlah penerima manfaat meningkat sekitar 300 persen dibandingkan penyaluran tahun 2024. Santunan tersebut disalurkan dalam enam tahap, dengan nilai bantuan Rp3 juta per penerima.
Menurut Mulyani, sasaran penerima santunan berasal dari keluarga prasejahtera yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). “Peningkatan jumlah penerima manfaat ini menunjukkan adanya perbaikan dalam jangkauan program jaminan sosial,” ujarnya, Selasa (23/12/2025).
Meski demikian, peningkatan kuantitas penerima santunan belum sepenuhnya menggambarkan efektivitas program secara menyeluruh. Lonjakan penerima bisa mencerminkan perbaikan pendataan, namun juga dapat menandakan masih luasnya kelompok masyarakat rentan yang membutuhkan bantuan sosial akibat tekanan ekonomi.
Sejak pertama kali direalisasikan pada tahun lalu, program santunan kematian telah menjangkau total 1.038 penerima manfaat dengan anggaran sebesar Rp1,49 miliar. Dana tersebut, menurut Dinsos, dimaksudkan untuk membantu kebutuhan mendesak keluarga yang ditinggalkan, seperti biaya pemakaman dan kebutuhan rumah tangga dasar.
“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga, terutama pada masa awal setelah kehilangan anggota keluarga,” kata Mulyani. Ke depan, Pemkot Tangerang berencana melanjutkan program ini dengan meningkatkan sistem layanan berbasis digital melalui aplikasi santunan kematian yang dijadwalkan mulai digunakan pada awal Januari mendatang. (ari)
Baca Juga: Warga Kota Tangerang Bisa Sanggah Data Desil Apabila Tak Sesuai
























