SATELITNEWS. COM, SERANG–Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengaku pada tahun 2025 ini telah menyelesaikan bantuan sosial penanganan rumah tidak layak huni (Rutilahu) sebanyak 481 unit. Secara simbolis bantuan tersebut telah diserahkan di tiga kecamatan, yakni, Tanara, Carenang dan Cikeusal.
”Jadi 481 unit itu 100 unit dari pemerintah pusat, 37 unit dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, 25 unit dari CSR, Baznas 98 unit dan sisanya 221 unit dari APBD Kabupaten Serang,” kata Zakiyah, Rabu (24/12).
Zakiyah berharap apa yang didapat oleh penerima manfaat agar bisa digunakan dengan aman dan nyaman, kemudian dirawat. Karena atas bantuan dari semua elemen masyarakat, rumah yang sebelumnya memperihatinkan kini sudah layak dihuni.
”Saya berharap semoga apa yang didapat penerimaan manfaat rumahnya tolong dirawat dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Zakiyah menuturkan, saat ini rutilahu di Kabupaten ada sebanyak 7.119 unit, jumlah tersebut dinilai masih banyak. Oleh karena itu dirinya mengajak semua elemen masyarakat terutama perusahaan untuk bersama sama mendukung program pemerintah dalam rangka penanganan rutilahu.
”Ini (rutilahu) memang masih banyak, karena memang ditengah kebijakan fiskal sekarang, kemarin mengalami pengurangan TKD,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Serang, Okeu Oktaviana mengatakan, bantuan rutilahu ini untuk BSPS per unit Rp 25 juta yang dibangun secara swadaya, rumah kondisi mendesak perunitnya Rp60 juta dan CSR BJB Rp70 juta.
”Jadi sisanya ada 7.119 unit, itu penangnnya di 2026 kita sudah anggarkan 324 unit, itu BSPS dan rumah kondisi mendesak, kemudian kita juga sudah mengajukan dari BSPS pemerintah pusat dan provinsi Banten,” ujarnya. (sidik)
Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.
























