SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Barcelona mengalahkan Espanyol 2-0 dalam Derby Catalan. Dua gol El Barca lahir di menit akhir laga lewat Dani Olmo dan Robert Lewandowski.
Derby Catalan tersaji di RCDE Stadium saat Espanyol menjamu Barceona pada laga lanjutan Liga Spanyol, Minggu (4/1/2026). Duel berjalan sengit dengan kedua tim saling bertukar serangan.
Namun kegemilangan dua penjaga gawang, Marko Dimitrovic di kubu Espanyol dan Joan Garcia di bawah mistar Barcelona, membuat tak ada peluang yang berbuah gol hingga menit ke-85.
Dani Olmo memecah kebuntuan untuk Barcelona di menit ke-86. Tim tamu menutup laga dengan kemenangan 2-0 berkat gol Robert Lewandowski di menit ke-90.
Kemenangan ini bikin El Barca kukuh di puncak klasemen dengan 49 poin. Mereka unggul tujuh poin dari Real Madrid di posisi kedua. Espanyol di urutan kelima usai meraih 33 angka.
Derby Catalan ini jadi panggung Joan Garcia unjuk gigi untuk membawa Barcelona menang. Ia tampil luar biasa membungkam suporter Espanyol yang memberikan teror kepadanya.
Tanpa ketangguhan Garcia di bawah mistar, Barcelona takkan pulang dengan tiga angka dari markas Espanyol. Ia tampil luar biasa jatuh bangun menyelamatkan gawang Barcelona dari gempuran Espanyol yang tampil lebih mengancam.
Espanyol bisa bikin delapan tembakan on target lebih banyak dari Barcelona yang melepas enam tembakan ke gawang. Namun, Garcia mampu melakukan delapan penyelamatan membendung semua peluang berbahaya tuan rumah.
Lebih luar biasanya, Garcia tampil menawan di bawah teror dari suporter Espanyol kepadanya. Hal ini karena Garcia pindah dari Espanyol ke Barcelona musim panas ini.
Garcia dicap pengkhianat dan mata duitan oleh fans Espanyol. Spanduk hujatan untuk kiper 24 tahun ini menghiasi tribune RCDE Stadium. Namun, Garcia tak terpengaruh dengan hal tersebut. Ia menunjukkan punya mental yang kuat untuk membungkam suporter tuan rumah.
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, bahkan sangat berterima kasih kepada Garcia usai laga. Tanpa Garcia, Flick takkan bisa membawa timya meraih kemenangan. Ia menilai Garcia salah satu kiper terbaik di dunia saat ini. “Hal pertama yang harus saya lakukan adalah berterima kasih kepada Joan Garcia,” kata Flick dikutip dari BeinSports.
“Dia adalah salah satu kiper terbaik di dunia. Kami menderita, tetapi kami meraih tiga poin dan itulah pesan yang kami kirimkan ke LaLiga,” jelasnya.
Di sisi lain, pelatih Periquitos, Manolo Gonzalez, tak mau berkomentar soal kiper Barcelona, Joan Garcia yang merupakan eks anak asuhnya itu.
Manolo enggan memberi pujian atau komentar apapun atas akso Joan Garcia. “Saya tak akan mengatakan apapun mengenai Joan, karena mereka akan melihatnya di luar konteks, sama seperti yang mereka
lakukan sebelum derby,” kata Manolo di Marca.
“Apa yang saya pikir soal Joan sudah saya katakan ribuan kali tahun lalu,” kata dia menambahkan.
Joan Garcia merupakan eks pemain Espanyol. Dia bergabung dengan Barcelona pada awal musim ini.
Sebelum derby Catalan, Espanyol sampai harus memasang jaring di belakang gawang. Pihak klub khawatir Joan Garcia akan mendapat ancaman pelemparan dari tribune stadion. Bersama Barcelona musim ini, Joan Garcia sudah tampil sebanyak 15 kali di semua ajang dengan catatan kebobolan 14 kali dan menorehkan enam clean sheet. (dm)