SATELITNEWS.COM, CILEGON--Masyarakat Cilegon yang menjadi korban banjir beberapa waktu lalu, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon membentuk tim khusus penanganan banjir.
Desakan itu disampaikan Aliansi Masyarakat Cilegon Darurat Banjir (AMCDB) saat mengikuti rapat dengar pendapat (RDP) lintas komisi DPRD bersama Pemkot Cilegon dan masyarakat serta industri yang berlangsung di Aula DPRD Kota Cilegon, Jumat (9/1).
Perwakilan Aliansi Masyarakat Cilegon Darurat Banjir (AMCDB), Muhammad Ibrohim Aswadi, mengatakan ada beberapa hal yang disampaikan aliansi kepada DPRD dan Pemerintah Kota Cilegon, terkait persoalan banjir di Cilegon.
Diantaranya, di wilayah hulu harus dilakukan moratorium, penghijauan dan rekondisi ulang.
Sedangkan di tengah, ada masalah krusial, seperti gorong-gorong rel kereta api, gorong-gorong jalan nasional dan pagar industri.
“Ada beberapa hal yang kami sampaikan dalam pertemuan ini. Kami menyampaikan bagaimana penanganan banjir ini terintegrasi dari hulu hingga ke hilir,” ujar Ibrohim kepada awak media usai RDP, Jumat (9/1).
Baca Juga: Cegah Banjir, Pemkab Tangerang Gelontorkan Rp50 Miliar
Sedangkan, kata dia di wilayah hilir yakni, pembuatan sodetan baru di wilayah seluruh industri dari Citangkil hingga Gunung Sugih yang bisa mengarah ke laut lepas sebagai tampungan akhir air hujan yang membuat banjir di Kota Cilegon.
Oleh karena itu, Ibrohim meminta kepada pemerintah agar menyelesaikan persoalan-persoalan penyebab banjir dan meminta kepada pemerintah agar membuatkan Long Water Storage (LWS).
Serta membentuk tim khusus untuk menangani banjir yang dibentuk langsung oleh Walikota Cilegon.
“Dan terakhir ada tambahan, perlu dibuatkan LWS (Long Water Storage) di wilayah pinggir pagar PT Krakatau Steel yang tidak digunakan. Dari mulai Oktif hingga ke KBS. Kalau itu dibangun saya kira bisa menampung jutaan debit air,” terangnya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra, menyatakan telah melakukan berbagai upaya untuk menangani masalah banjir di Kota Cilegon. (rmg)

















