SATELITNEWS.COM, SERANG – Komunitas Banten Ceria, bersama relawan gabungan lainnya, memberikan trauma healing kepada ratusan anak-anak di pengungsian, yang terdampak bencana longsor di Desa Kadubeureum, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Sabtu (10/1/2026).
Kegiatan psikososial itu, diisi dengan beragam aktivitas edukatif dan rekreatif, mulai dari bermain bersama, bercerita, menggambar, hingga belajar secara kelompok. Sebanyak 120 anak terlibat aktif dalam kegiatan yang bertujuan memulihkan kondisi mental dan emosional anak pascabencana.
Ketua Pokja Relawan Banten Lulu Jamaludin mengatakan, pendampingan psikososial menjadi bagian penting dalam penanganan bencana, khususnya bagi anak-anak yang menjadi kelompok paling rentan terdampak secara psikologis.
“Melalui kegiatan bermain dan belajar, anak-anak diajak kembali merasakan suasana aman dan nyaman meskipun berada di pengungsian,” kata Lulu, Sabtu (10/1/2026).
Menurut Lulu, aktivitas psikososial juga membantu anak-anak mengekspresikan perasaan mereka secara positif sehingga dapat mengurangi rasa takut dan kecemasan akibat peristiwa longsor. Dengan pendekatan sederhana dan menyenangkan, anak-anak didorong untuk kembali ceria.
“Tujuan utamanya adalah mencegah trauma berkepanjangan dan menjaga tumbuh kembang anak agar tetap berjalan normal,” ujarnya.
Baca Juga: Lepas Kontingen Popda, Sekda Serang Zaldi Target Juara dan Disporapar Peringkat 6
Kepala Desa Kadubeureum Udin menilai, kegiatan psikososial sangat penting bagi anak-anak di wilayahnya yang terdampak bencana. Ia menyebut, pendampingan tersebut membantu anak beradaptasi dengan kondisi pengungsian.
“Kami sangat berterima kasih kepada para relawan yang telah memberikan perhatian penuh kepada masyarakat, terutama anak-anak. Kehadiran relawan sangat membantu dan memberikan ketenangan bagi warga,” kata Udin. (luthfi)
