SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Intensitas hujan tinggi yang terjadi di Kabupaten Pandeglang, bukan hanya menimbulkan banjir di beberapa daerah. Namun, juga mengakibatkan longsor, Minggu (11/1/2026).
Seperti, yang terjadi di Kampung Dukuh Mukid RT 005 RW 002, Desa Saketi, Kecamatan Saketi, Kabupaten Pandeglang, sekira pukul 12.00 WIB. Saat kejadian, situasi hujan deras disertai angin kencang.
Didapat informasi, peristiwa longsor tersebut berdampak kerusakan parah rumah milik Ibah, dan beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka.
Pembina Boedak Suang Rescue (BSR) Ade Mulyana menyatakan, pihaknya mendapat laporan atas peristiwa tersebut. Katanya, kerusakan terparah rumah korban, pada bagian belakang rumahnya.
“Tanahnya longsor, rumah bagian belakang milik korban, Ibah, tergantung. Beberapa bagian rumah nya tergerus tanah longsor, jadi bawahnya jebol,” kata Ade, Minggu (11/1/2026).
Atas peristiwa tersebut, tambahnya, pihaknya melaporkan dan berkoordinasi dengan para pihak terkait, baik TNI, Polri, BPBDPK Kabupaten Pandeglang, Dinsos Kabupaten Pandeglang, aparatur desa dan kecamatan, serta relawan kemanusiaan lainnya.
Baca Juga: Sesuaikan Standar Gizi Seimbang, SPPG Kolelet Pandeglang Sajikan Menu Variatif
Pihaknya berharap, tidak terjadi longsor susulan dan keluarga korban diminta untuk selalu waspada, serta berhati-hati. Khawatir terjadi longsor susulan yang lebih besar, yang nantinya akan menggerus rumah korban.
Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Pandeglang, Rahmat Baihaki mengatakan, pihaknya juga sudah menerima laporan peristiwa tersebut dari anggotanya di lapangan.
“Lalu, kami himbau anggota Tagana setempat untuk bergeser meninjau lokasi dan melakukan pendataan, termasuk membantu korban,” pungkasnya.
Lebih lanjut Rahmat menyatakan, ditengah situasi cuaca seperti ini, masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan berhati-hati, meningkatkan kesiapsiagaan kebencanaan.
Diharapkan tidak keluar rumah, jika tidak terlalu penting. Juga, lakukan pemangkasan pepohonan yang rindang dan tinggi, untuk mengantisipasi pohon tumbang, termasuk harus lebih rajin membersihkan parit atau selokan agar saluran air berjalan lancar.
“Banten, merupakan salah satu daerah yang diprediksi akan mengalami intensitas hujan tinggi disertai angin kencang, oleh karenanya masyarakat harus waspada selalu,” pungkasnya.
Baca Juga: 5 Jurnalis Hilang Kontak, Anggota SMSI-PWI Pandeglang Panjatkan Doa Keselamatan Bersama
Bagi masyarakat yang bermukim di sekitar pegunungan atau perbukitan, tentu mewaspadai longsor dan angin kencang. Sedangkan, bagi masyarakat yang bermukim di bantaran sungai atau pesisir pantai, mewaspadai banjir dan gelombang tinggi.
Didapat informasi pula, longsor terjadi di Kampung Pasir Picung, RT 15 RW 04, Desa Cibarani, Kecamatan Cisata, Kabupaten Pandeglang, Sabtu (10/1/2026). Tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka, dalam peristiwa tersebut. (mardiana)
























