SATELITNEWS.COM, LEBAK – Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Lebak mengingatkan pimpinan baru Perumdam Tirta Kalimaya agar segera menyelesaikan berbagai persoalan lama yang berdampak pada pelayanan air bersih kepada masyarakat. Saat ini, Perumdam Tirta Kalimaya dipimpin Ni’matullah sebagai Direktur dan Dade Yan Apriyandi sebagai Dewan Pengawas (Dewas), hasil seleksi Pemerintah Kabupaten Lebak pada Desember 2026.
Ketua Fraksi Golkar DPRD Lebak, Muammar Adi Prasetya, mengatakan masih banyak persoalan mendasar di tubuh Perumdam yang harus segera dibenahi. “Banyak persoalan di Perumdam yang harus cepat ditangani,” kata Muammar, Rabu (14/1).
Salah satu masalah utama, menurutnya, adalah kondisi pompa air, baik pompa pengambilan air baku maupun pompa distribusi ke pelanggan. Ia mencontohkan di Kecamatan Bayah, gangguan pompa sering terjadi saat debit air sungai meningkat. Sedimen yang terbawa banjir masuk ke sistem pengambilan air, sehingga pompa tidak dapat berfungsi optimal. “Masalah ini semakin berat karena pompa pengambilan air baku hanya satu unit. Jika rusak, perbaikannya harus menunggu dari Perumdam Cabang Rangkasbitung,” ujarnya.
Akibatnya, proses perbaikan memakan waktu dan distribusi air bersih ke masyarakat terhenti, sehingga menimbulkan keluhan pelanggan. Meski begitu, Muammar menilai penunjukan Ni’matullah sebagai Direktur dan Dade Yan Apriyandi sebagai Dewan Pengawas oleh Bupati Lebak Hasbi Jayabaya sudah tepat. “Saya yakin mereka memiliki komitmen untuk meningkatkan pelayanan dan menyelesaikan persoalan di Perumdam,” tegasnya.
Sementara, Direktur Perumdam Tirta Kalimaya, Ni’matullah, menyatakan siap menjalankan tugasnya dengan meningkatkan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat. “Kami akan berupaya memberikan pelayanan terbaik, dengan dukungan internal Perumdam dan pemerintah daerah,” ujarnya. (mulyana)
