SATELITNEWS.COM, TANGSEL--Ruang kantor Lurah Pondok Jaya, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dibobol orang tak dikenal. Pelaku merusak dua sisi dinding ruang lurah dengan cara menjebol dinding gypsum menggunakan benda tumpul yang diduga linggis. Meski demikian, tidak ada barang milik kelurahan yang dilaporkan hilang.
Peristiwa tersebut diduga terjadi pada Sabtu (17/1/2026) dini hari. Setelah menerima laporan dari warga, personel Polsek Pondok Aren langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan serta penyelidikan awal.
Terlihat, kerusakan cukup parah pada dinding ruangan. Dua sisi dinding gypsum berlubang dengan diameter sekitar 30 sentimeter.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Pondok Jaya, Aipda Nasir Hidayat mengatakan saat pertama kali dilakukan pengecekan, kondisi ruang lurah sudah dalam keadaan berantakan. Pelaku diduga masuk melalui ruang rapat sebelum akhirnya menjebol dinding menuju ruang lurah.
“Di lantai dua, tembok samping pintu masuk sudah dirusak. Dinding gypsum dijebol menggunakan linggis. Karena ruangannya sempit, pelaku masuk melalui ruang rapat, kemudian merusak dinding gypsum lainnya hingga akhirnya bisa masuk ke ruang Lurah,” ujarnya, Minggu (18/1).
Ia menjelaskan, sejumlah berkas di dalam ruangan tampak diacak-acak oleh pelaku. Namun setelah dilakukan pengecekan, tidak ditemukan adanya kehilangan barang berharga seperti elektronik.
Baca Juga: Polsek Pondok Aren Bungkam Soal Perkembangan Kasus Investasi Bodong
“Pak Lurah memastikan tidak ada barang yang hilang. Dua unit laptop juga tidak diambil,” sebutnya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku pembobolan tersebut. Pihak kelurahan sendiri belum membuat laporan resmi ke kepolisian, namun telah diarahkan untuk segera melaporkan kejadian itu ke Polsek Pondok Aren guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Terkait informasi yang beredar mengenai pembobolan di sejumlah kantor kelurahan lain, Nasir mengaku tidak dapat memastikan kebenarannya.
“Namun memang beredar informasi adanya kejadian serupa di Kelurahan Parigi Lama dan Kelurahan Pondok Karya pada hari yang berbeda,” katanya.
Berdasarkan catatan, sejak Desember 2025 hingga Januari 2026, sedikitnya empat kantor kelurahan di wilayah Kecamatan Pondok Aren dilaporkan mengalami perusakan. Pada Desember 2025, pembobolan terjadi di Kantor Kelurahan Pondok Aren dan Kelurahan Parigi Lama. Sementara pada Januari 2026, kejadian serupa kembali terjadi di Kantor Kelurahan Pondok Karya dan Kelurahan Pondok Jaya.
Menariknya, seluruh kejadian tersebut menunjukkan pola yang sama, yakni dinding kantor dijebol menggunakan benda tumpul yang diduga linggis, namun tidak ada barang maupun fasilitas yang diambil pelaku. Hal ini memunculkan dugaan adanya motif lain di balik aksi perusakan tersebut.
Baca Juga: Polisi Selidiki Penemuan Bayi Dalam Kantong Plastik di Pondok Aren
Sementara, Lurah Pondok Jaya, Khairul Rasyid mengaku bahwa dirinya baru mengetahui peristiwa itu pada Sabtu siang. Saat itu, kantornya sudah dalam kondaisi berantakan.
“Siang ini saya baru tau, pada saat saya telah hadir acara Isra Miraj di Masjid Al Barokah, saya di telpon staf diinfoin. Saya lihat di kantor ruangan saya, sudah berantakan berkas-berkas,” sebutnya.
Ia juga membenarkan bawa pelaku tidak membawa barang elektronik yang berda di ruangan diantaranya dua buah laptop. Belum diketahui pasti motif pembobolan tersebut.
“Alhamdulillah laptop saya aman, tidak dibawa. Barang berharga lain, tidak ada,” pungkasnya. (eko)


















