SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Kasus dugaan investasi bodong yang terjadi di wilayah Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan hingga saat belum ada perkembangan. Padahal, investasi tersebut menelan puluhan korban hingga merugi Rp1,5 miliar.
Kepolisian Sektor (Polsek) Pondok Aren belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan terbaru kasus dugaan investasi bodong yang tengah ditangani. Ketika dikonfirmasi, Kepala Unit Reskrim Polsek Pondok Aren, AKP Junaedi menolak memberikan keterangan.
“Iya, saya tidak kenal abang, maksudnya saya belum kenal muka abang juga. Nanti saya kabarin lagi,” ujarnya saat dikonfirmasi melalui telepon, Selasa (26/8).
Menurut Junet, pihaknya mengklaim tengah melakukan pemeriksaan. Namun, dirinya tidak merespon soal berapa jumlah saksi yang diperiksa dan status terduga pelaku berinisial G (19).
Diberitakan sebelumnya, seorang wanita muda berinisial G (19), warga Jalan Pondok Belimbing RT 003 RW 004, Jurang Mangu Barat, Kecamatan Pondok Aren, diduga terlibat dalam praktik investasi bodong yang menipu ratusan orang.
Awal terungkapnya kasus itu terjadi ketika sejumlah korban mendatangi rumah pelaku pada, Kamis (7/8/2025) malam untuk menagih uang mereka. Pelaku diduga menjalankan modus investasi berbasis kepercayaan, di mana para korban diminta menanamkan modal dengan iming-iming pengembalian yang besar dalam waktu singkat.
Baca Juga: Kompolnas Desak Buru Dalang Ricuh, Yusril: Jangan Terprovokasi
G diketahui awalnya menjalani usaha jual-beli pakaian branded secara online. Hubungan bisnis tersebut kemudian berkembang menjadi sistem pinjam-meminjam dana, yang disebut pelaku sebagai bentuk investasi. (eko)
























