SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG — Walau Ramadhan 1447 H/2026 M terbilang masih lama, namun harga beras sebagai kebutuhan pokok masyarakat mulai merangkak naik. Baik di Pasar Badak Pandeglang, maupun di Pasar Majasari, Kabupaten Pandeglang.
Informasi yang dihimpun, untuk harga beras ukuran 25 Kg (1 karung) yang biasa dijual dengan harga Rp365 ribu per karung, kini naik menjadi Rp390 ribu per karung.
Untuk beras yang biasa dijual Rp350 ribu per karung, menjadi Rp365 ribu per karung. Lalu, yang biasa dijual Rp340 ribu per karung kini menjadi Rp350 ribu per karung.
“Dan yang biasa dijual Rp320 ribu per karung, kini naik menjadi Rp340 ribu per karung,” ujar Eriana, seorang ibu rumah tangga asal Majasari, Kabupaten Pandeglang, Kamis (22/1/2026).
Katanya, yang biasanya ia membeli beras Rp365 ribu per karung yang kini naik menjadi Rp390 ribu per karung, sekarang ia terpaksa membeli beras yang harganya Rp350 ribu yang sebelumnya dijual seharga Rp340 ribu.
Menurutnya, tidak mungkin ia tidak membeli beras. Karena, merupakan kebutuhan pokok sehari-hari yang harus selalu ada di rumah. Beruntung, ia membeli stok berasnya untuk persediaan per bulan.
Baca Juga: Capaian Retribusi Parkir Minim, Diduga Ada Kebocoran Anggaran di Dishub Pandeglang
“Daripada beli literan, toh sama saja kebutuhannya harus ada setiap hari. Makanya, lebih baik nyetok untuk per bulan,” tambahnya.
Seorang pedagang beras di Pasar Tradisional Majasari, Kabupaten Pandeglang, Nina mengaku, penyebab naiknya harga beras diduga karena pasokan terbatas, ditambah musim hujan. Terutama untuk beras lokal.
“Kemungkinan banyak petani yang gagal panen atau menunda panen, akibat musim hujan. Memang pengiriman ke toko kami juga dibatasi,” akunya.
Wanita berkerudung ini juga menambahkan, sejak harga beras mulai naik sebulan lalu, omsetnya juga berkurang. Bahkan, pelanggannya yang biasanya minimal membeli beras 5 – 10 Kg, kerap mengurangi timbangan pembeliannya.
“Sekarang mah, kebanyakan beli paling 2 Kg,” tandasnya.
Sementara, Kabid Perdagangan Diskoumperindag Kabupaten Pandeglang, Alan mengaku, pihaknya berusaha untuk secara intensif melakukan monitoring harga di pasaran.
Baca Juga: Harga Beras Naik, DPRD Banten Minta Pemprov Operasi Pasar
“Yang kami antisipasi adalah, bagaimana caranya tidak terjadi kelangkaan kebutuhan sembako di pasaran,” imbuhnya. (mardiana)
















