SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Roberto Mancini menerima ekspresi kekecewaan fans Timnas Italia usai sempat ditinggal mendadak beberapa tahun lalu. Ia siap memenangkan hati penggemar lagi.
Mancini kembali menukangi Italia. Ia ditunjuk membenahi Azzurri, usai sempat gagal dibawa lolos ke Piala Dunia 2026 oleh Gennaro Gattuso.
Bagi Mancini,ini kali keduanya ia melatih Italia. Periode pertamanya terjadi pada 2018 hingga 2023, dengan sempat memenangkan titel Euro 2020.
Pada 2023, Mancini mendadak cabut karena alasan bersitegang dengan Presiden FIGC, Gabriele Gravina. Tak lama berselang, Mancini malah gabung Timnas Italia.
Keputusan cabut itu bikin sebagian fans Timnas Italia kesal. Roberto Mancini memakluminya, dan ia bertekad merebut hati penggemar lagi.
”Saya tidak merasa pantas mendapat pujian [karena trofi itu] karena itu sudah berlalu, tidak berarti apa-apa,” kata Mancini, melansir ESPN.
Baca Juga: Italia Tiga Kali Gagal ke Piala Dunia
”Menurut saya, ketika seorang suporter merasa dikhianati, dia berhak merasa kecewa. Kita harus menerimanya.”
”Saya rasa untuk memenangkan kembali hati mereka, kita harus bekerja dengan baik dan mengembalikan tim nasional ke tempat yang semestinya agar semuanya kembali tenang,” kata pelatih berusia 61 tahun itu.
Timnas Italia akan melawan Belgia, Turki, dan Prancis di Nations League, 26 September sampai 6 Oktober mendatang. Terakhir Roberto Mancini juga bisa membawa Italia finis ketiga di ajang itu sebelum cabut.
Pada bagian lain, Mancini panggil banyak pemain muda ke Timnas Italia. Mancini mau beri banyak kesempatan demi masa depan Gli Azzurri.
Roberto Mancini sudah panggil 34 pemain untuk gabung Timnas Italia. Banyak pemain muda, sembilan di antaranya adalah para debutan.
Roberto Mancini mengungkapkan pemanggilan banyak pemain muda ke Timnas Italia. Kalau panggil banyak pemain tua, pasti dikritik. “Jika saya memanggil pemain-pemain yang lebih tua, saya pasti akan dikritik,” cetusnya dilansir dari Tribuna.
Baca Juga: Bosnia-Herzegovina vs Italia, Hidup-Mati Azzurri
“Saya memanggil pemain muda karena langkah yang tepat adalah mengenal mereka secara langsung, agar di masa depan kami bisa memiliki tim yang kuat,” ungkapnya.
”Kami perlu segera memahami siapa saja yang bisa bersama kita selama empat tahun ke depan,” tambahnya.
“Saya memanggil lebih banyak pemain daripada biasanya karena saya ingin melihat mereka beraksi langsung di lapangan. Untuk meraih kemenangan, Anda harus menjadi tim yang bermain dengan baik dan menikmati permainan sepakbola. Itulah konsep kami,” tutupnya. (dm)
















