SATELITNEWS.COM, SERANG – Anggota DPRD Provinsi Banten, Nia Purnama Sari, mendorong agar Pemkot Serang melakukan jemput bola dalam rangka mempercepat pembangunan Fly Over Kaligandu, yang sudah semakin mendesak untuk segera dilakukan perbaikan.
Apalagi, pembangunan itu banyak diaspirasikan masyarakat sebagai solusi atas persoalan kemacetan, yang selalu terjadi di lokasi tersebut.
“Itu harus bisa segera direalisasikan, karena sudah sangat mendesak,” kata Nia, seusai menyampaikan hasil resesnya ke Walikota Serang, Kamis (12/2/2026).
Menurut politisi PDIP ini, sinergitas antara Pemkot Serang dengan Provinsi sangat penting dalam proses percepatan Pembangunan itu.
Apalagi pelaksanaan pembangunan itu dilakukan oleh Pemprov Banten, sementara masyarakat Kota Serang yang akan merasakan dampak positifnya.
“Mungkin nanti bisa disinergikan antara pemerintah Kota dan Provinsi. Mungkin itu nanti bisa ditinjak lanjuti,” ucapnya.
Baca Juga: Komisi V DPRD Banten Minta Bansos Tetap Prioritas Bagi Masyarakat Rentan
Pembangunan Fly Over itu, lanjutnya, direncanakan akan dilakukan pada tahun 2026 ini dengan panjang sekitar 280 meter yang mengatasi perlintasan sebidang rel kereta api, dan meningkatkan konektivitas di Kota Serang.
“Yang terpenting juga, dapat mengurai kemacetan di Kota Serang,” imbuhnya.
Sementara, anggota DPRD Banten lainnya Encop Sofia mengatakan, aspirasi masyarakat yang ditemui di lapangan menyoroti tiga persoalan mendesak, yakni penerangan jalan umum (PJU), pengelolaan sampah, dan penguatan Posyandu.
“Ketiganya sangat urgent. Penerangan jalan untuk keamanan, penanganan sampah untuk kebersihan lingkungan, dan penguatan Posyandu untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat,” ujar Encop.
Ia menegaskan, revitalisasi Posyandu perlu menjadi perhatian bersama, terutama dalam pembaruan sarana dan prasarana, agar pelayanan kesehatan ibu dan anak semakin optimal.
Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Banten Teguh Istaal menyoroti masih terbatasnya jumlah PJU di Kota Serang. Berdasarkan data yang diterimanya, kekurangan PJU diperkirakan mencapai sekitar 6.000 titik.
Baca Juga: Ketua DPRD Banten Minta Kades Optimalkan Banprov Untuk Pembangunan Desa
“Kami akan berkoordinasi dengan Pemprov agar bisa membantu penambahan PJU. Harapannya Kota Serang semakin terang dan tingkat kriminalitas bisa ditekan,” kata Teguh.
Selain persoalan PJU, ia juga menyinggung rencana pembangunan gedung Exhibition Hall, penataan jalur pedestrian, serta upaya penanganan banjir.
Teguh mengapresiasi langkah cepat Pemkot Serang, dalam merespons persoalan banjir, termasuk kolaborasi normalisasi Sungai Cibanten yang terus dilakukan Pemprov Banten.
Asisten Daerah (Asda) I Kota Serang Subagyo menanggapi, Pemkot Serang meminta dukungan DPRD Banten untuk mengawal percepatan penetapan legalitas Kota Serang sebagai Ibu Kota Provinsi Banten yang saat ini tengah berproses di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
“Seluruh persyaratan dan kajian sudah kami sampaikan. Kami berharap dukungan DPRD Provinsi untuk membantu percepatan proses tersebut,” ungkap Subagyo.
Pemkot Serang juga berharap, adanya dukungan dalam penyelesaian penyerahan aset dari Kabupaten Serang kepada Kota Serang.
Menurutnya, sejumlah aset berupa gedung yang berada di wilayah Kota Serang perlu segera dituntaskan statusnya agar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan publik.
Tak hanya itu, Pemkot Serang turut mengusulkan bantuan provinsi untuk pembangunan Flyover Kaligandu.
Meski telah terdapat Flyover Keunyur, kawasan Kaligandu dinilai masih menjadi titik kemacetan, terlebih sebagai jalur penunjang kawasan industri Sawah Luhur.
Sebagai penutup, Subagyo memaparkan rencana pembangunan gedung pertemuan representatif di sekitar kawasan Banten International Stadium (BIS).
Fasilitas tersebut diharapkan dapat menunjang peran Kota Serang sebagai Ibu Kota Provinsi sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.
“Lahan sudah tersedia. Kami berharap dukungan pembangunan dari Provinsi agar Kota Serang memiliki balai pertemuan besar yang representatif,” pungkasnya. (luthfi)
























