SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek yang jatuh pada Selasa (17/2/2026), Pemerintah Kabupaten Tangerang bergerak menekan laju inflasi sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok. Melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Pemkab menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Wihara Arya Dipa, Jalan Raya Salembaran, Kecamatan Kosambi, Kamis (12/2/2026).
Sejak pagi, warga tampak antre dengan kupon di tangan. Mereka datang untuk mendapatkan paket sembako dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Kepala Disperindag Kabupaten Tangerang, Resmiati Marningsih, mengatakan kegiatan ini digelar untuk menekan inflasi sekaligus membantu masyarakat, khususnya umat Buddha yang hendak merayakan Imlek 2026.
“Sebanyak 1.000 paket sembako telah disiapkan. Setiap paket berisi beras premium 4 kilogram, minyak goreng 2 liter, gula pasir 2 kilogram, dan tepung terigu 2 kilogram,” kata Resmiati kepada Satelit News, Kamis (12/2/2026).
Ia menjelaskan, jika dibeli dengan harga normal, satu paket tersebut bernilai sekitar Rp170 ribu. Namun melalui program Gerakan Pangan Murah, paket itu ditebus masyarakat hanya dengan Rp82 ribu.
“Tentunya ini sangat murah apabila dibandingkan dengan harga normal,” ujarnya.
Baca Juga: Jalan Pisangan Pakuhaji Dibongkar Lagi, Tak Sesuai Spesifikasi
Resmiati menambahkan, masyarakat yang ingin mendapatkan paket tersebut sebelumnya harus memiliki kupon yang telah dibagikan. Program GPM kali ini memang difokuskan bagi masyarakat yang akan merayakan Tahun Baru Imlek di wilayah Kosambi dan sekitarnya.
“Gerakan Pangan Murah ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Tahun Baru Imlek,” katanya.
Ia berharap kegiatan ini tidak hanya membantu masyarakat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga mampu meningkatkan daya beli serta memberikan dukungan sosial dan ekonomi selama periode hari raya.
“Semoga dengan adanya GPM, masyarakat dapat merayakan Imlek dengan lebih meriah dan terbantu dari segi ekonomi. Kami juga berharap kegiatan ini dapat berlangsung secara kontinu untuk meningkatkan daya beli masyarakat dan membantu mereka memenuhi kebutuhan pokok,” harapnya.
Apresiasi datang dari Cikwa, warga Kosambi yang ikut mengantre. Ia mengaku program tersebut sangat membantu warga di tengah kenaikan harga bahan pokok menjelang hari raya.
“Kami senang dengan adanya kegiatan ini. Warga yang sebelumnya harus membeli dengan harga lebih mahal, kini bisa mendapatkan barang dengan setengah harga. Semoga program ini rutin diadakan setiap tahun agar bisa terus membantu semua lapisan masyarakat, supaya manfaatnya bisa dirasakan semua orang,” tutupnya. (alfian/aditya)
Baca Juga: Ambil Motor yang Tertinggal di Cikupa, Anggota Gangster Ditangkap Warga
























