SATELITNEWS.COM, TANGSEL-Kegiatan donor darah selama bulan suci Ramadan dipastikan tetap aman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa. Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menegaskan, tidak ada persyaratan khusus bagi warga yang ingin mendonorkan darahnya di bulan puasa.
Wakil Kepala Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Tangsel, Rizka Dwipa Anggana menjelaskan bahwa ketentuan donor darah selama Ramadan tetap mengacu pada standar medis yang berlaku secara umum.
“Selama kondisi tubuh sehat dan memenuhi kriteria medis, donor darah saat puasa tetap aman dilakukan,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).
Ia menerangkan, persyaratan donor darah meliputi kondisi kesehatan yang baik, berat badan ideal, serta kadar hemoglobin yang memenuhi standar. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu khawatir selama memenuhi ketentuan tersebut.
Untuk menjaga ketersediaan stok darah selama Ramadan, PMI Kota Tangsel menggencarkan kampanye melalui media sosial, khususnya Instagram. Edukasi dan ajakan donor darah dipublikasikan secara rutin guna meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa kebutuhan darah tetap tinggi meskipun di bulan puasa.
“Edukasi dan ajakan donor darah secara rutin akan dipublikasikan guna meningkatkan kesadaran masyarakat bahwa kebutuhan darah tetap tinggi meski di bulan puasa,” terangnya.
Baca Juga: Tak Cuma Kejar Medali, Atlet KONI Kabupaten Tangerang Donor Darah Sambut Haornas 2026
Selain kampanye digital, PMI Kota Tangsel juga menggandeng berbagai elemen masyarakat. Sejumlah komunitas lintas agama, seperti gereja dan vihara, dilibatkan dalam upaya menjaga ketersediaan stok darah.
“Kolaborasi ini diharapkan mampu memperkuat solidaritas kemanusiaan dan menjaga pasokan darah tetap stabil selama Ramadan,” ucapnya.
Dari sisi operasional, PMI Kota Tangsel menurunkan tiga tim mobile unit selama Ramadan. Setiap tim terdiri dari personel teknis transfusi darah, tenaga administrasi, serta pengemudi.
Secara keseluruhan, sekitar 20 petugas medis dan relawan akan bertugas mendukung layanan donor darah keliling. Layanan mobile unit dipastikan tetap berjalan normal sepanjang bulan puasa.
Tak hanya itu, PMI Kota Tangsel juga tengah menjajaki kolaborasi dengan komunitas “Pejuang Subuh” guna memperluas jangkauan kegiatan donor darah, terutama pada waktu-waktu yang dinilai lebih nyaman bagi masyarakat yang berpuasa.
Dengan berbagai strategi tersebut, PMI Kota Tangsel berharap partisipasi masyarakat tetap terjaga sehingga kebutuhan darah pasien di rumah sakit dapat terus terpenuhi sepanjang Ramadan. Solidaritas dan kepedulian bersama menjadi kunci menjaga ketersediaan stok darah di tengah suasana ibadah. (eko)
Baca Juga: Ratusan Siswa Baru SMK Kesehatan Riksa Indrya, Ikuti Rangkaian MPLS 2026 Bersama PMI Tangsel
























