SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Kapolres Polres Metro Tangerang Kota Kombes Pol M Raden Jauhari memaparkan kronologis kecelakaan yang terjadi di perlintasan sebidang Poris, Kota Tangerang, pada Jumat pagi sehingga berdampak pada perjalanan KRL.
Menurut Kapolres, peristiwa terjadi pada jam sibuk ketika sebuah kendaraan melintas di perlintasan rel tanpa palang pintu. Saat bersamaan, KRL melaju dari arah Tangerang menuju Duri. Diduga pengemudi tidak menyadari kedatangan kereta sehingga tabrakan tidak dapat dihindarkan.
“Begitu menerima laporan, personel kami langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan, mengevakuasi kendaraan yang terlibat, serta memastikan kondisi masinis dan penumpang,” ujar Kapolres.
Ia menjelaskan, tidak terdapat korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kecelakaan itu menyebabkan perjalanan kereta di lintas tersebut sempat dihentikan sementara untuk proses evakuasi dan pemeriksaan jalur.
Sejumlah penumpang terdampak akibat insiden tersebut. Eka (21), penumpang tujuan Duri, mengaku sudah menunggu sejak pukul 09.30 WIB tanpa kepastian jadwal keberangkatan.
“Saya dari arah Tangerang mau ke Duri. Nunggu dari setengah sepuluh. Katanya gerbong mau dibuka satu per satu, tapi sampai sekarang belum ada kabar,” ujarnya.
Baca Juga: Commuter Line Bandara Soetta Tabrak Truk Triler, Kereta Anjlok di Perlintasan Rawa Buaya
Meski terdampak, ia memilih tetap menunggu sambil berkoordinasi dengan temannya untuk kemungkinan dijemput. “Kalau buat orang yang mau bekerja pasti terkendala waktu,” katanya.
Penumpang lain, Yestadaily (40), yang hendak bekerja di Depok melalui Duri, juga merasakan dampaknya. Ia sudah berada di Stasiun Poris sejak pukul 07.00 WIB.
“Sangat terdampak, terutama untuk pekerjaan. Tadi hanya dikasih surat keterangan kalau terlambat,” ujarnya.
Menurut Kapolres, petugas kepolisian bersama pihak terkait segera melakukan sterilisasi lokasi dan pengaturan arus lalu lintas di sekitar perlintasan. Alternatif perjalanan juga diinformasikan kepada penumpang, termasuk menuju stasiun terdekat menggunakan moda transportasi lain.
“Hingga siang hari, proses evakuasi kendaraan dan pembersihan rel masih berlangsung. Kami berupaya mempercepat normalisasi jalur agar operasional KRL kembali berjalan lancar,” jelasnya.
Kapolres menegaskan, penyelidikan akan dilakukan secara menyeluruh untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan serta menentukan ada tidaknya unsur kelalaian. Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi perlintasan sebidang, terutama pada jam sibuk, demi mencegah kejadian serupa terulang. (ari)
























