SATELITNEWS.COM, SERANG – Pengelola jalan tol Tangerang-Merak (TaMer) PT Astra Tol, melakukan evaluasi internal paska kejadian banjir di beberapa titik yang terjadi beberapa waktu lalu. Evaluasi itu dilakukan secara menyeluruh sebagai langkah antisipasi agar kejadian serupa tidak terulang di
kemudian hari.
Direktur ASTRA Infra Toll Road Tangerang Merak Rinaldi mengatakan, evaluasi internal tersebut mencakup peninjauan kesiapan infrastruktur drainase, efektivitas sistem pengendalian genangan, pola operasional saat kondisi cuaca ekstrem, serta respons penanganan di
lapangan.
“Hasil evaluasi ini menjadi dasar penguatan langkah mitigasi ke depan, baik dari sisi teknis maupun operasional,” katanya, Minggu (22/2/2026).
Selain evaluasi internal, lanjutnya, Perseroan juga melakukan evaluasi dan koordinasi lintas instansi bersama Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau–Ciujung–Cidurian (BBWSC3) dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN).
Koordinasi dilakukan, untuk memperoleh gambaran menyeluruh terkait kondisi hidrologi, kapasitas sistem pengendalian banjir, serta keterkaitan antara infrastruktur jalan tol dan infrastruktur sungai di sekitarnya.
“Ini menjadi momentum penting bagi kami untuk memperkuat mitigasi risiko genangan ke depan,” pungkasnya.
Baca Juga: Astra Tol Tambah Jalur Serang – Cilegon
Melalui koordinasi lintas instansi, kami berkomitmen menghadirkan penanganan yang lebih
komprehensif dan berkelanjutan demi kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.
Rinaldi menyampaikan, berdasarkan hasil evaluasi bersama, penyebab genangan merujuk pada curah hujan ekstrim dengan intensitas tinggi yang terjadi dalam waktu relatif singkat, disertai luapan Sungai Cidurian yang masuk ke area danau retensi hingga melampaui kapasitas tampung.
“Hal itu sebagaimana hasil analisa komprehensif BBWSC3 yang diperkuat dengan temuan kondisi lapangan,” jelasnya.
Sebagai tindak lanjut, tambahnya, langkah-langkah antisipatif telah dirumuskan untuk jangka pendek dan jangka panjang, yang akan dilaksanakan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing instansi.
Kemudian upaya jangka pendek yang dilakukan ASTRA Tol Tamer diantaranya adalah melakukan penguatan tanggul menggunakan metode yang telah disepakati bersama untuk mencegah air limpasan masuk ke Jalur.
Pemeliharaan ASTRA Tol Tamer, lanjutnya, telah menyiagakan tanggul tersebut di beberapa titik potensi genangan di KM 38 arah Jakarta, KM 48 dan KM 70+800 arah Merak.
Baca Juga: Bupati Pandeglang Jenguk Keluarga ABK yang Hilang Kontak Bersama Lima Jurnalis
“Kami berharap melalui sinergi dan koordinasi berkelanjutan dengan seluruh pemangku kepentingan, ketahanan infrastruktur jalan tol terhadap risiko genangan dapat terus ditingkatkan,” katanya.
Kemudian kepada pengguna jalan, Rinaldi mengimbau untuk selalu memperhatikan informasi lalu lintas terkini, mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan, serta meningkatkan kewaspadaan saat hujan dengan intensitas tinggi. (luthfi)
























