SATELITNEWS.COM, SERANG – Selama bulan Ramadhan ini, Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah, melaksanakan safari Ramadhan ke delapan kabupaten/kota.
Tindakan itu dilakukan, selain dalam rangka monitoring pekerjaan, juga sebagai upaya mendengar keluhan langsung dari masyarakat, atas persoalan yang ada di daerah masing-masing.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, dirinya beserta jajaran akan memegang teguh pendirian selama bertugas, yaitu menjalankan roda pemerintahan secara profesional dan mengutamakan kepentingan masyarakat Provinsi Banten.
“Kami akan terus memegang teguh komitmen dalam menjalankan roda pemerintahan Provinsi Banten agar tercipta pemerintahan yang adil, merata, dan bebas dari praktik korupsi,” katanya, Rabu (25/2/2026).
Andra mengatakan, melalui kegiatan safari Ramadan ini, dirinya bisa mendengar langsung dari masyarakat terkait persoalan yang ada. Hal itu, nantinya akan dilakukan pembahasan dan dicarikan solusi agar masyarakat bisa bebas dari persoalan yang ada.
“Visi yang ingin kita bangun adalah Provinsi Banten yang maju, adil merata, dan tidak korupsi. Kami memohon maaf jika masih terdapat keterlambatan dalam merespons aspirasi masyarakat, namun kami berkomitmen untuk senantiasa menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya,” tambahnya.
Baca Juga: Gubernur Andra Doakan Lima Jurnalis dan Kru Kapal yang Hilang di Perairan Selat Sunda
Andra meminta doa kepada masyarakat, agar selama dirinya menjadi Gubernur dan didampingi Achmad Dimyati Natakusumah, bisa diberikan kelancaran dan menjalankan tugas dengan baik, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Kegiatan Safari Ramadan ini diharapkan bisa mempererat sinergi antara pemerintah daerah dengan masyarakat dalam mengawal pembangunan Banten yang lebih baik ke depannya,” ujarnya.
Ditempat berbeda, Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengajak kepada semua lapisan masyarakat agar terus meningkatkan kepedulian sosial di bulan Ramadan agar tumbuh persaudaraan dan ikatan keagamaan yang kuat.
Selain kepedulian sosial, kata Dimyati, menjaga silaturahmi seperti yang saat ini dilakukan Pemprov Banten melalui kegiatan Safari Ramadan juga harus dijaga dan dipelihara, karena melalui silaturahmi ke masyarakat, pemerintah dapat menyaksikan langsung persoalan di tingkat warga.
“Kegiatan ini sejatinya adalah silaturahmi. Bagaimana para kepala daerah turun langsung ke warga, melihat kondisinya serta memberikan bantuan terhadap persoalan yang sedang dialami oleh warga,” ujarnya lagi.
Dimyati mengatakan, Pemprov Banten telah menyalurkan bantuan renovasi milik dua lansia di Kecamatan Grogol, Kota Cilegon. Selain itu, Pemprov Banten bersama BAZNAS Provinsi Banten juga memberikan bantuan uang Rp45 juta untuk tiga lembaga pendidikan.
Baca Juga: Kasus ISPA Capai 4.500, Pemprov Banten Perpanjang PJJ
Kemudian bantuan beasiswa stimulan kepada delapan siswa dengan total Rp9,6 juta, bantuan tiga guru ngaji dan marbot masing-masing sebesar Rp1,5 juta, bantuan sarana prasarana Masjid Al Amin Rp10 juta, dan paket sembako sebanyak 100 paket untuk warga.
“Sekarang ini, pemerintah benar-benar hadir ditengah masyarakat, dan kita akan pastikan setiap keluhan pelayanan akan ditindaklanjuti dengan segera,” pungkasnya.
Sementara, Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Awwabin, KH Buchori Muslim mengapresiasi kunjungan dan program-program nyata yang dibawa Pemprov Banten. Hal itu, kata dia, menjadi salah satu program yang bisa bermanfaat bagi semua lapisan masyarakat.
”Terima kasih atas kunjungannya. Semoga kehadiran Bapak Gubernur membawa berkah bagi wilayah kami, dan program-program yang dijalankan membawa manfaat nyata bagi masyarakat luas,” imbuhnya. (adib)
























