SATELITNEWS.COM, TANGSEL-Hujan yang mengguyur sejumlah wilayah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tidak menyurutkan semangat warga untuk berburu sembako murah dalam kegiatan bazar yang berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Pondok Aren, Kamis (5/3/2025).
Minyak goreng dan telur menjadi komoditas paling diminati hingga menyebabkan antrean panjang dan saling dorong antar pembeli. Tidak sedikit dari mereka tidak melengkapi diri dengan jas hujan hingga payung untuk menahan gerimis.
Salah seorang warga, Nuraini mengaku sudah mengantre sejak pagi demi mendapatkan minyak goreng dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar. Padahal, masyarakat baru dilayani sekitar pukul 09.00 WIB.
“Harga minyak Rp25 ribu untuk dua liter, kalau harga normal itu Rp38 ribu sampai Rp42 ribuan. Tapi belinya dibatasi satu. Antreannya sampai dorong-dorongan, saya sudah antre dari jam delapan,” ujarnya saat dimintai keterangan.
Selain minyak goreng, telur juga menjadi incaran warga. Dalam bazar tersebut, telur dijual sekitar Rp20 ribu untuk 15 butir atau hampir satu kilogram. Meski harus berdesakan dan rela kehujanan, Nuraini mengaku bazar tersebut cukup membantu kebutuhan rumah tangganya menjelang Lebaran.
“Untuk menghadapi lebaran, kebutuhan masyarakat pasti meningkat, ini tentu harganya 20 persen dibawah harga pasar. Jadi banyak sekali peminatnya, mudah-mudahan ini dapat memenuhi minimum masyarakat jelang lebaran,” sebutnya.
Baca Juga: Doa Bersama untuk 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Digelar di Islamic Center Tangsel
Menurutnya, harga yang ditawarkan dalam bazar tersebut sekitar 20 persen lebih murah dibandingkan harga pasar sehingga menarik minat masyarakat. “Jadi dari penjual ini kita minta harga turun, harga promo,” sebutnya.
Ia menambahkan, di setiap kecamatan terdapat sedikitnya 15 tenant yang menjual berbagai kebutuhan 9 bahan pokok. Selain bazar sembako, kegiatan tersebut juga menghadirkan layanan lain seperti pemeriksaan kesehatan hingga layanan BPJS Ketenagakerjaan.
Sementara, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tangerang Selatan, Bachtiar Priyambodo menjelaskan bazar murah tersebut diikuti puluhan mitra dari berbagai sektor. Jumlah tenant di setiap kecamatan berbeda-beda. Di beberapa lokasi bahkan mencapai puluhan tenant yang menjual berbagai kebutuhan pokok.
“Hari ini dilaksanakan bazar serentak, jadi total yang mengikuti ada 60 mitra baik OPD, pelaku usaha, BUMN maupun UMKM. Setiap kecamatan beda-beda, paling banyak disini 46 tenan, paling sedikit di Setu hanya 17 tenan,” paparnya.
Secara keseluruhan, sekitar 11 ribu paket sembako disiapkan dalam bazar tersebut. Namun berdasarkan pantauan di lapangan, minyak goreng dan telur masih menjadi komoditas yang paling cepat diserbu warga.
“Kita membebaskan mitra mitra yang mengikuti bazar ini mau disemua kecamatan atau kecamatan tertentu. Sebenarnya disini ada 11 ribuan paket, jadi memang yang kita lihat di lapangan, minyak, telur, masih jadi idola,” jelasnya.
Baca Juga: Jurnalis Asal Tangsel Hilang di Kawasan GAK, Ketua RT Berharap Ditemukan Selamat
Pemerintah daerah pun berencana melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan bazar tersebut untuk menentukan langkah selanjutnya dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran. Jika memungkinkan, akan kembali digelar. (eko)
























