SATELITNEWS.COM, SERANG – Asosiasi Kebersamaan Pengusaha Travel Haji dan Umrah (Bersathu), mencatat ada sekitar 2.000 jamaah umroh asal Provinsi Banten, masih tertahan di Arab Saudi.
Mereka belum bisa pulang ke tanah air, lantaran situasi timur tengah yang masih memanas akibat perang antara Iran dengan AS dan Israel.
Atas kondisi itu, sejumlah maskapai penerbangan yang digunakan jamaah Umroh melakukan pembatalan penerbangan (cancel flight) sampai waktu yang belum ditentukan sambil menunggu kebijakan dari pemerintah Arab Saudi.
Ketua DPP Bersathu Wawan Suhada saat dihubungi, Senin (9/3/2026) mengatakan, ada sekitar 1.000 – 2.000 jamaah umroh yang tercatat masih tertahan di sana. Namun jika ditarik secara nasional, itu diperkirakan mencapai 5.000 jamaah yang tertahan.
“Nyampe segitu kalau keseluruhannya,” pungkasnya.
Menurutnya, gangguan penerbangan terjadi karena sejumlah maskapai menghindari wilayah udara yang terdampak konflik, seperti Uni Emirat Arab, Qatar, Bahrain, dan Kuwait.
Baca Juga: Pemkab Serang Usulkan 26 Titik Program Bang Andra
Maskapai yang membatalkan penerbangan antara lain, Etihad Airways, Emirates, dan Qatar Airways.
Akibatnya, para jemaah yang semula dijadwalkan pulang ke Tanah Air harus menunggu kepastian jadwal baru dari maskapai.
“Banyak jemaah yang saat ini ditampung di Jeddah sambil menunggu jadwal kepulangan yang ditetapkan maskapai. Biaya hotel dan konsumsi selama menunggu sepenuhnya ditanggung oleh maskapai,” tambahnya.
Wawan menjelaskan, maskapai yang melakukan cancel flight bertanggung jawab mengalihkan tiket kepulangan ke maskapai lain yang masih beroperasi normal, seperti Saudia, Garuda Indonesia, Lion Air, maupun Oman Air.
Meskipun dia mengakui, tidak semua maskapai memberikan konpensasi seperti itu, namun sebagian besar masih bersikap baik kepada para jemaah.
“Ini merupakan tanggung jawab maskapai. Memang tidak semua penanganannya sama, tapi secara umum maskapai bertanggung jawab memulangkan jemaah,” tegas Wawan. (luthfi)
Baca Juga: Wisatawan Asal Jaksel Ditemukan Meninggal Dunia di Dermaga Cinangka Serang





















