SATELITNEWS. COM, TANGERANG — Memasuki hari kelima sejak banjir melanda wilayah Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, kondisi genangan air di sebagian besar kawasan dilaporkan telah berangsur surut. Aktivitas warga perlahan kembali normal setelah air yang sebelumnya merendam permukiman mulai meninggalkan kawasan tersebut.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Andia S. Rahman, mengatakan genangan kini hanya tersisa di satu titik, yakni di kawasan Periuk Damai.
“Untuk hari kelima banjir ini hampir di seluruh wilayah Kecamatan Periuk surut, alhamdulillah. Tinggal satu titik di Periuk Damai dengan ketinggian sekitar 60 sentimeter,” ujar Andia saat dikonfirmasi wartawan SatelitNews.Com, Kamis, (12/3/2026)
Ia menjelaskan, petugas gabungan masih terus bekerja di lapangan guna mempercepat proses penyurutan air di lokasi yang tersisa. Sejumlah pompa air dikerahkan untuk mengurangi genangan yang masih menghambat aktivitas warga.
Menurut Andia, saat ini terdapat empat unit pompa portable tambahan yang dioperasikan untuk mempercepat pengeringan wilayah tersebut. Pompa itu berasal dari berbagai instansi yang terlibat dalam penanganan banjir.
“Saat ini kita masih optimalkan agar segera beres semua. Ada dukungan empat unit pompa portable, yaitu dua pompa dari BBWS Ciliwung Cisadane, satu pompa dari Dinas Pemadam Kebakaran, dan satu pompa dari Dinas PUPR Kota Tangerang,” katanya.
Baca Juga: Bakar Sampah, Lahan Kosong di Karawaci Terbakar hingga 200 Meter Persegi
Selain pompa tambahan, sejumlah pompa yang telah tersedia di lokasi juga kembali dioperasikan secara maksimal. Petugas menargetkan genangan air di titik terakhir tersebut dapat surut sepenuhnya dalam waktu dekat.
“Pompa-pompa yang sudah ada juga sudah bisa dinyalakan kembali. Targetnya hari ini proses penyurutan bisa selesai seluruhnya,” ujar Andia.
Seiring menurunnya ketinggian air, warga mulai kembali ke rumah masing-masing dan melakukan pembersihan lingkungan. Lumpur serta sampah yang terbawa arus banjir terlihat mulai dibersihkan secara gotong royong oleh warga bersama petugas.
Petugas BPBD dan instansi terkait juga tetap melakukan pemantauan di lapangan guna memastikan kondisi benar-benar aman dari potensi genangan susulan. Pemantauan dilakukan terutama pada titik-titik yang sebelumnya terdampak cukup parah.
Banjir yang sempat merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Periuk dalam beberapa hari terakhir terjadi setelah curah hujan tinggi mengguyur kawasan Tangerang dan sekitarnya, sehingga menyebabkan meluapnya aliran air di sejumlah titik permukiman warga. (ari)
























