SATELITNEWS.COM, SERANG – Libur panjang Idulfitri 1447 Hijriyah telah usai, dan arus balik lebaran mulai terjadi di wilayah Provinsi Banten.
Untuk mengamankan arus balik, Polda Banten telah melakukan beberapa strategi agar masyarakat tetap merasa aman dan nyaman.
Kabidhumas Polda Banten Komisaris Besar Polisi (Kombespol) Maruli Ahiles Hutapea mengatakan, Polda Banten memperkuat pengamanan arus balik Lebaran 1447 H dengan menempatkan personel di sejumlah titik, khususnya di jalur wisata dan pelabuhan penyeberangan.
“Dalam menghadapi arus balik Lebaran, kami telah menyiapkan personel dengan menempatkannya di kawasan wisata dan pelabuhan. Hal ini dilakukan, untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” katanya, Selasa (24/3/2026).
Selain itu, kata dia, Polda Banten juga mendirikan beberapa pos pengamanan dan pos pelayanan yang tersebar di jalur utama arus balik. Harapannya, agar masyarakat yang akan kembali ke rumahnya atau tempatnya bekerja bisa merasa aman dan nyaman.
“Ada empat posko, yaitu Pos Pengamanan, Pos Pelayanan, Pos Terpadu dan Posko SAR. Kami siapkan posko SAR di tempat-tempat yang bakal dikunjungi oleh masyarakat,” tambahnya.
Baca Juga: Dua Pelaku Penusukan Calon Penumpang Bus di Kota Serang Ditangkap
Dia mengimbau kepada masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik, agara berhati-hati dalam berkendara, agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas. Oleh karena, kesalahan dalam berkendara bisa melibatkan pengendara lain dan korban akan lebih banyak.
“Kepada seluruh masyarakat yang melaksanakan perjalanan agar selalu berhati-hati dalam berkendara, menjaga jarak aman antar kendaraan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi terciptanya perjalanan yang aman, tertib, dan lancar,” pungkasnya.
Juarni, salah seorang pemudik asal Kecamatan Tunjungteja, Kabupaten Serang mengatakan, adanya pos pengamanan sejak arus mudik dan arus balik sangat membantu para pengendara.
“Biasanya setiap Lebaran ada tuh pos pengamanan, kota sangat terbantu, jadi di jalan itu kita merasa aman. Saya pernah ke pos itu buat minta tolong, ya petugasnya cepat ngasih pertolongan,” tukasnya.
Ahmad Yani, pemudik asal Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang mengatakan, hal senada. Kata dia, keberadaan pos pengamanan dan rekayasa lalu lintas membantu para pengendara dijalan.
“Pasti, karena kalau enggak diatur sudah pasti sangat macet. Ya paling tidak kalaupun macet, enggak sampai lama atau berjam-jam. Wajar kan, karena banyak kendaraan yang lewat,” imbuhnya. (adib)
Baca Juga: Polda Banten Selidiki Dugaan Penambangan Tanah Uruk di Kota Serang





















