SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Ratusan hektar lahan persawahan di Desa Teluklada, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang, dilaporkan terendam banjir setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.
Kondisi ini sangat memperihatinkan, mengingat sebagian besar lahan baru saja selesai ditanami oleh para petani. Dan kondisi itu, akhirnya berpotensi gagal panen.
Genangan air yang cukup tinggi, menyebabkan tanaman padi yang masih dalam fase awal pertumbuhan terancam rusak bahkan mati.
Para petani dipastikan mengalami kerugian besar, baik dari segi biaya produksi maupun tenaga yang telah dikeluarkan selama proses pengolahan lahan hingga penanaman.
Akibat tingginya curah hujan yang tidak diimbangi dengan sistem drainase yang memadai, serta meluapnya saluran air di sekitar area persawahan, sehingga menjadikan areal persawahan bak lautan.
“Kami baru saja tanam beberapa hari lalu, sekarang sudah terendam. Kalau air tidak cepat surut, kemungkinan besar harus tanam ulang,” kata Zaenal Abidin, Ketua Kelompok Tani SriKemulyan II, Kamis (9/4/2026).
Baca Juga: Sidak WP, DPRD Pandeglang Canangkan Revisi Perda Pajak Daerah
Masyarakat berharap, adanya perhatian dan tindakan cepat dari pemerintah daerah maupun instansi terkait, untuk melakukan penanganan.
Selain itu, diperlukan langkah jangka panjang yaitu pengerukan sungai yang sudah mengalami pendangkalan, karena kerugian petani akibat banjir selalu berulang.
Sementara, Sekdesa Teluklada, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang, Ade Ridwan menyatakan, beberapa daerah di wilayahnya yang terdampak banjir antara lain :
1. Kampung Teladan RT.001 RW.001, sebanyak 18 KK ketinggian air 50 Cm sampai dengan 100 Cm.
2. Kampung Sadar RT.001 RW.002, sebanyak 12 KK ketinggian air 50 Cm sampai dengan 100 Cm.
3. Kampung Bhakta RT.003 RW.003 dan RT.002 RW 003 sebanyak 15 KK, ketinggian air 50 Cm sampai dengan 100 Cm.
4. Kampung Tawekal RT.001,002,003 RW.004 sebanyak 16 KK ketinggian air 50 Cm sampai dengan 100 Cm.
5. Kampung Sepakat RW.005 RT.001 dan RT.002 sebanyak 8 KK, ketinggian air 50 Cm sampai dengan 100 Cm.
6. Kampung Karya RW.006 RT.001 dan RT.002 dan RT.003 sebanyak 11 KK, ketinggian air 50 Cm sampai dengan 100 Cm.
7. Kampung Kelapa Cagak RW.005 RT.001,002,003 dan 004 sebanyak 112 KK, ketinggian air 50 Cm sampai dengan 100 Cm.
8. Kampung Kubang Bale RW.005 RT.001,002 dan 003 sebanyak 25 KK, ketinggian air 50 Cm sampai dengan 100 Cm.
9. Kampung Kalang Anyar RW.009 RT.001 dan 002 sebanyak 20 KK, ketinggian air 50 Cm sampai dengan 100 Cm.
“Itu data sementara, debit air masih dimungkinkan akan meninggi,” ujar Ade Ridwan. (mardiana)
























