SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Upaya mengungkap kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang pelajar asal Kedaung Barat, Kecamatan Sepatan, berinisial SAW (16), yang ditemukan di ujung muara Kaliadem, Desa Karang Serang, Kecamatan Sukadiri, pada Kamis (9/4) lalu, terus dilakukan aparat kepolisian.
Hingga Senin (13/4), Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang telah memeriksa sedikitnya delapan orang saksi yang diduga mengetahui peristiwa tersebut.
Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Indra Waspada, mengatakan pemeriksaan saksi dilakukan untuk mengungkap secara utuh kronologi kejadian. Termasuk menelusuri dugaan adanya keterkaitan dengan aksi tawuran yang melatarbelakangi insiden tersebut.
“Proses pendalaman masih terus berjalan untuk mengungkap secara utuh peristiwa yang terjadi, termasuk mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab. Sedikitnya, saat ini sudah ada delapan orang saksi yang diperiksa,” ujar Indra Waspada kepada Satelit News, Senin (14/4).
Dari hasil pemeriksaan awal, korban diduga meninggal dunia akibat tindak kekerasan. Dugaan tersebut diperkuat dengan ditemukannya luka pada bagian dada sebelah kanan serta luka di tangan kanan korban, yang diduga akibat benda tajam.
Selain itu, Polresta Tangerang juga tengah menelusuri kemungkinan keterkaitan korban dengan aksi tawuran yang terjadi di wilayah tersebut. Sejumlah barang bukti dan keterangan saksi kini masih dalam tahap analisis guna memperjelas rangkaian peristiwa.
Baca Juga: Kapolresta Tangerang Dorong Generasi Muda Jadi Pelopor Kamtibmas
Indra Waspada menegaskan, pihaknya berkomitmen mengusut kasus ini secara profesional dan transparan hingga tuntas. Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak berspekulasi, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
“Apabila ada yang mengetahui informasi yang berkaitan dengan kejadian, kami harap segera melapor,” tegasnya.
Saat ini, penyelidikan masih terus berlangsung dengan fokus pada pengumpulan alat bukti dan penguatan keterangan saksi guna mengungkap pelaku di balik kematian pelajar tersebut.
“Penyelidikan masih terus berlangsung,” pungkasnya. (alfian/aditya)

















