SATELITNEWS.COM, SERANG – Pemprov Banten, melakukan efisiensi anggaran sebagai upaya penghematan. Aturan itu, sebagaimana diatur dalam Surat Edaran (SE) Menteri Dalam Negeri (Mendagri) terkait Budaya Kerja dan Efisiensi.
Hasilnya, Pemprov Banten berhasil mengamankan alokasi anggaran sebesar Rp200 Miliar dari berbagai kegiatan yang tertuang dalam pos Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2026.
Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Banten, Deden Apriandhi mengatakan, pihaknya sudah melakukan penghitungan dan pergeseran anggaran di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hasilnya, anggaran yang didapat cukup besar dan akan dipergunakan untuk kepentingan publik.
“Kita sudah menghitung hasil efisiensi, yang kita dasarkan kepada SE Mendagri kemarin dari perjalanan dinas, BBM, pembayaran listrik, kurang lebih mencapai Rp200 Miliar. Itu efisiensi yang bisa kita lakukan,” katanya, Selasa (14/4/2026).
Deden menerangkan, dana sebesar itu akan dipergunakan untuk membiayai program pro rakyat atau yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Seperti, pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur, sekolah gratis, dan disektor lainnya.
“Uangnya bisa kita gunakan untuk membiayai program Bang Andra (Bangun Jalan Desa Sejahtera). Program sekolah gratis, Program pendidikan, segala macam. Jadi ya itulah manfaatnya,” tambahnya.
Baca Juga: Pemprov Banten Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh
Deden mengatakan, efisiensi yang diamanatkan itu bukan hanya sekedar memangkas kegiatan, tetapi menggunakan kembali anggaran yang ada untuk membiayai kegiatan pembangunan yang sifatnya bermanfaat bagi masyarakat Banten.
“Itu kan menjadi salah satu klausul di surat edaran. Kalau kita memang bisa meningkatkan program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, kenapa enggak,” ujarnya.
Sementara, Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan, ada beberapa kegiatan prioritas yang harus dilaksanakan oleh Pemprov Banten selama lima tahun kedepan. Beberapa diantaranya program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra), sekolah gratis, dan lainnya.
Oleh karena itu, Pemprov Banten membutuhkan alokasi anggaran yang besar agar semua program prioritas berjalan baik. Terkait hal itu, pihaknya sudah melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan semua pihak terkait, termasuk Pemerintah Pusat.
“Pada intinya, melalui program Bang Andra, Sekolah Gratis, dan program prioritas lainnya, kita ingin membangun Provinsi Banten agar bisa lebih maju dan bisa mengatasi disparitas antara wilayah utara dan selatan,” pungkasnya. (adib)























