SATELITNEWS.COM, JAKARTA—Lantaran aksinya memviralkan video call sex (VCS) suaminya, Alexander Assad, dengan wanita lain, Clara Shinta disomasi oleh Indah Rahmadani, sosok perempuan yang berasa dalam VCS tersebut.
Akibat perbuatan Clara Shinta, mengakibatkan terjadinya guncangan psikis dan kehilangan pekerjaan dari saudari Indah.
“Saya mendapatkan surat somasi dari saudari Indah dengan permintaan penggantian ganti atas psikisnya yang terganggu, dan terganggunya pekerjaan saudari Indah dengan nilai yang cukup fantastis Rp 10,7 miliar,” kata Clara Shinta di bilangan Jakarta Selatan, Selasa (14/4).
Clara Shinta menyadari tindakannya mengunggah bukti VCS yang memperlihatkan ketelanjangan dari Indah tidak benar dan tidak dapat dibenarkan. Dia melakukan hal tersebut didasari oleh emosi yang tidak terbendung setelah melihat bukti suaminya melakukan tindakan tak senonoh.
“Saya menyadari adanya tindakan untuk mengganti rugi tersebut muncul karena tindakan saya memposting. Namun, saya juga tidak akan memposting sesuatu kalau tidak ada tindak kejahatan yang terjadi,” kata Clara Shinta.
Sunan Kalijaga selaku kuasa hukum mengakui adanya surat somasi dilayangkan Indah terhadap kliennya, Clara Shinta. Dia mengaku memberikan jawaban atas somasi tersebut.
Baca Juga: Clara Shinta Polisikan Mantan Suami Atas Dugaan Fitnah
“Memang di sini disampaikan ada beberapa yang dianggap merugikan saudari Indah tersebut melalui kuasa hukumnya,” katanya.
Sunan Kalijaga mengingatkan bahwa tindakan yang dilakukan Indah sebagai reaksi atas tindakan tidak terpuji yang dilakukan Indah dengan Alexander Assad.
“Karena kalau bicara kerugian, tentunya klien kami yang paling merasakan kerugian itu. Kenapa? Karena klien kami mengalami satu rusaknya rumah tangganya, anak-anaknya terganggu, bahkan pekerjaannya juga terganggu,” ungkapnya. (jpc)
