Kamis, 22 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Promo Oktober Honda Wahana Artha

Green Wood County Serpong Bantah Sebabkan Banjir di Terrace Serpong

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Selasa, 14 Apr 2026 21:50 WIB
Rubrik Kota Tangsel, Metro Tangerang
Green Wood County Serpong Bantah Sebabkan Banjir di Terrace Serpong

Perumahan Serpong Terrace kebanjiran tahun ini. (EKO SETIAWAN/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Ahmad Dohiri memastikan telah melakukan pemanggilan terhadap pengembang proyek properti Green Wood County Serpong, pada Kamis (9/4). Pemanggilan itu terkait persoalan banjir yang terjadi beberapa waktu lalu.

Dohiri menjelaskan, pemanggilan tersebut dilakukan dalam rangka klarifikasi terkait dokumen perizinan, khususnya menyusul terjadinya banjir beberapa waktu lalu. Dari hasil pemeriksaan sementara, proses perizinan proyek tersebut masih berjalan dan telah mengantongi sejumlah rekomendasi teknis.

“Jadi dia kan dipanggil itu kan dalam konteks klarifikasi surat-surat perizinannya, terkait dengan kondisi kemarin menimbulkan banjir di sekitar. Dari aspek perizinan sih memang dia dalam proses PPG, sudah ada rekom-rekom sudah ada,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (14/4).

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa pihak pengembang tengah melakukan perubahan pada sistem pembuangan air (drainase). Hal ini dilakukan karena saluran lama dinilai tidak lagi memadai untuk menampung dan mengalirkan debit air ke titik pembuangan.

“Terkait dengan peil banjir dia melakukan perubahan, karena memang peil banjir yang lama itu tidak memungkinkan untuk aliran saluran air dibuang ke situ, sehingga dia mengajukan baru,” ucapnya.

Perubahan tersebut berdampak pada belum selesainya kajian teknis terkait pengendalian banjir. Akibatnya, pengembang belum dapat mengambil langkah maksimal dalam pengamanan jalur aliran air.

Baca Juga: HUT Golkar ke-62, Airin Tekankan Pentingnya Parpol Bersama Rakyat

“Ini sedang mengajukan baru, makanya belum ada dari kajian peil banjir, sehingga mereka tidak bisa melakukan tindakan-tindakan pengamanan keluar jalur airnya,” lanjutnya.

Dohiri menyampaikan, berdasarkan data yang disampaikan pengembang, banjir yang terjadi bukan semata akibat pembangunan Green Wood County Serpong. Persoalan utama justru terletak pada ketidakseimbangan antara infrastruktur di sekitar.

BeritaTerbaru

Komisi II DPRD Tangsel Janji Kawal Ganti Rugi Warga Serpong Lagoon hingga Tuntas

Komisi II DPRD Tangsel Janji Kawal Ganti Rugi Warga Serpong Lagoon hingga Tuntas

Kamis, 22 Okt 2026 15:51 WIB
3 Hari Terbakar, Api Masih Membara di Kawasan Pergudangan Jatiuwung

3 Hari Terbakar, Api Masih Membara di Kawasan Pergudangan Jatiuwung

Kamis, 22 Okt 2026 15:46 WIB
Sempat Kabur, Pemotor yang Tabrak Bocah SD hingga Tewas di Tangerang Serahkan Diri

Sempat Kabur, Pemotor yang Tabrak Bocah SD hingga Tewas di Tangerang Serahkan Diri

Kamis, 22 Okt 2026 15:33 WIB
Latih Mahasiswa Jadi Afiliator, Apindo Dorong Wirausaha Digital

Latih Mahasiswa Jadi Afiliator, Apindo Dorong Wirausaha Digital

Kamis, 22 Okt 2026 14:18 WIB

“Tapi karena memang saluran air besar 3 meter, dengan Terrace Serpong itu nyatu kan? Besar itu 3 meter, sedangkan pembuangan keluarnya itu punya BSD. Nah ini yang harus dibicarakan antara 3 pengembang itu,” jelasnya.

“Tidak bisa diselesaikan Green Wood saja atau Perumahan Terrace Serpong saja. Jadi memang harus bertiga dirembuk. Karena ini terkendalanya satu-satunya saluran air yang bisa dibuang dari 2 komplek komersial perumahan itu adalah ke saluran yang punya BSD,” imbuhnya.

Dohiri menegaskan, dari aspek perijinan, pihak pengembang memang belum mengantongi PBG dikarenakan masih mengurus sudut elevasi air akan diarahkan kemana.

“Sebenarnya kalau untuk langkah-langkah yang lain dia sudah melakukan cuma kan belum sesuai dengan peil banjir,” ungkapnya.

Baca Juga: Layanan SIM Keliling Tangsel Rabu 21 Oktober 2026, Cek Lokasinya

Walaupun begitu, Dohiri mengaku belum memutuskan apakah proyek dapat berjalan sembari menunggu proses izin selesai. Bahkan, pihak pengembang meminta untuk tetap diperbolehkan untuk membangun kantor marketing perumahan tersebut.

“Itu kan sifatnya kan gak permanent. Dia cuma setahun katanya kan untuk tempat mungkin marketing aja. Tapi saya masih koordinasi dengan tim DCKTR dengan DPTSP apakah boleh tanpa izin PBG misalnya mendirikan marketing kan sifatnya sementara kan nanti dibongkar,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa banjir yang baru pertama kali terjadi di Perumahan Serpong Terrace, Kelurahan Buaran, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), memicu keresahan warga. Banjir setinggi sekitar 40 sentimeter itu diduga kuat dipicu oleh aktivitas pembangunan yang belum mengantongi izin resmi yang berada tidak jauh dari perusahaan tersebut.

Romli, petugas keamanan Perumahan Serpong Terrace mengungkapkan bahwa kondisi ini sangat berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ia menegaskan bahwa meskipun hujan deras kerap terjadi, wilayah tersebut tidak pernah mengalami banjir separah ini.

“Air meluap sampai sekitar 40 sentimeter, ini baru pertama kali terjadi. Dulu walaupun hujan deras, tidak sampai seperti ini. Sekarang ada pembangunan baru di dekat sini, dampaknya terasa sekali,” ujar Romli saat ditemui, Selasa (7/4).

Menurutnya, sebelumnya kawasan tersebut memiliki sistem drainase yang cukup baik, termasuk sodetan air di sekitar taman bunga yang mampu mengalirkan air dengan lancar. Namun sejak adanya proyek pembangunan baru, kondisi tersebut berubah drastis.

“Dulu kita punya sodetan dekat taman bunga, itu aman. Sekarang sejak ada pembangunan, malah jadi banjir. Warga juga tidak menyangka,” tambahnya. (eko)

Tags: banjirsatpol ppsatpol pp tangseltangsel
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Pemkab Tangerang Perluas Program Sekolah Gratis untuk Ponpes dan Madrasah Secara Bertahap
Edukasi

Pemkab Tangerang Perluas Program Sekolah Gratis untuk Madrasah Secara Bertahap

Kamis, 22 Okt 2026 12:44 WIB
Dua Mobil Jadi Sasaran Pencurian Ban di Parkiran Stasiun Rawa Buntu Serpong
Kota Tangsel

Dua Mobil Jadi Sasaran Pencurian Ban di Parkiran Stasiun Rawa Buntu Serpong

Kamis, 22 Okt 2026 12:10 WIB
Pemkab Tangerang Susun Regulasi Pilkades Serentak 2027
Kabupaten Tangerang

DPMPD Kabupaten Tangerang Susun Regulasi Pilkades Serentak 2027

Kamis, 22 Okt 2026 08:04 WIB
Pemkab Tangerang Berencana Perluas Sekolah Gratis ke Madrasah Swasta
Headline

Pemkab Tangerang Berencana Perluas Sekolah Gratis ke Madrasah Swasta

Kamis, 22 Okt 2026 07:51 WIB
Pemkot Tangsel Desak Pengelola WTP Serpong Lagoon Ganti Rugi
Headline

Pemkot Tangsel Desak Pengelola WTP Serpong Lagoon Ganti Rugi

Kamis, 22 Okt 2026 07:44 WIB
SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 7 September 2026, Lokasi dan Jadwalnya
Kota Tangsel

SIM Keliling Tangsel Kamis 22 Oktober 2026, Cek Lokasinya

Kamis, 22 Okt 2026 07:24 WIB
Promo Oktober Honda Wahana Artha Promo Oktober Honda Wahana Artha
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja
500 th Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin DPC Gerindra Kab Serang
Selamat Hari Jadi Ke 26 Provinsi Banten DPD HKTI Prov. Banten
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni

Berita Pilihan

SELFIE : Gubernur Banten Andra Soni (dua dari kiri), ikut selfie bersama sejumlah siswi di salah satu sekolah di Kabupaten Pandeglang, beberapa waktu lalu. (ISTIMEWA)

Pengamat Sebut Program Sekolah Gratis di Banten Belum Berdampak Signifikan

Selasa, 20 Okt 2026 10:34 WIB
KPK Surati Panglima TNI, Banyak Item Dugaan Korupsi BNPB

KPK Surati Panglima TNI, Banyak Item Dugaan Korupsi BNPB

Rabu, 21 Okt 2026 19:01 WIB
Wabup Tangerang Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Reintegrasi Klien Pemasyarakatan

Wabup Tangerang Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Reintegrasi Klien Pemasyarakatan

Senin, 19 Okt 2026 20:19 WIB
BANTUAN AIR BERSIH -- Sejumlah warga Desa Idaman, Kecamatan Patia Kabupaten Pandeglang, mendapat bantuan air bersih, untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. (ISTIMEWA)

Soal Krisis Air Bersih di Pandeglang, LIPP Banten Desak Pemerintah Tak “Gagap”

Senin, 19 Okt 2026 16:13 WIB
EVAKUASI : Para penumpang KMP Batu Mandi, dievakuasi karena kapal milik PT ASDP Indonesia Ferry tersebut terbakar. (ISTIMEWA)

KMP Batu Mandi Terbakar, ASDP Indonesia Ferry Beri Penjelasan

Selasa, 20 Okt 2026 19:17 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.