SATELITNEWS.COMN, TANGERANG—Napoli gagal memangkas jarak dengan Inter Milan di puncak klasemen Serie A. Ini setelah Il Partenopei dipatuk Lazio di kandang sendiri dengan skor 0-2.
Pada laga yang dihelat di Stadio Diego Armando Maradona, Sabtu (18/4/2026) malam WIB, Napoli sudah dikejutkan gol cepat Lazio pada menit keenam yang dibuat Matteo Cancellieri.
Cancellieri menuntaskan serangan dari sisi kiri yang digawangi Mattia Zaccagni dan Kenneth Taylor. Taylor memberikan umpan tarik yang dituntaskan dengan sepakan Cancellieri ke gawang Vanja Milinkovic-Savic.
Lazio terus menekan pertahanan Napoli dan tak memberikan kesempatan tuan rumah mengembangkan permainan. Yang ada mereka malah dihukum penalti pada menit ke-30 karena Stanislav Lobotka melanggar Tijjani Noslin.
Zaccagni gagal mengeksekusi penalti karena bola tendangannya berhasil dibaca Vanja. Rebound juga gagal dimaksimalkan Zaccagni karena melayang di atas mistar.
Setelah babak pertama tuntas 1-0 untuk keunggulan Lazio, Napoli tetap tidak bisa memberikan ancaman berarti untuk tim tamu.
Baca Juga: Raih Kemenangan Dramatis, Garuda Muda Melaju ke Semifinal
Taylor hampir menggandakan skor apabila sepakannya dari jarak dekat tidak melebar. Napoli tidak bisa menghindarkan gawangnya dari kebobolan untuk keduanya kalinya pada menit ke-57.
Cancellieri mau menyambar umpan tarik Nuno Tavares tapi gagal sehingga bola bergulir ke depan gawang. Toma Basic tanpa kesulitan mencocor masuk ke gawang Vanja.
Napoli coba memasukkan Alisson Santos demi menaikkan daya dobrak tapi sia-sia belaka. Mereka baru mendapatkan shot on target pertama di akhir pertandingan lewat Scott McTominay tapi gagal.
Dengan kekalahan 0-2 ini, Napoli tertahan di posisi kedua klasemen Liga Italia dengan 66 poin, selisih 12 angka dari Inter di posisi teratas. Inter kini selangkah menuju titel juara Serie A.
Sementara, Lazio di posisi kedelapan dengan 47 poin dari 33 laga.
Hasil negatif Napoli itu seperti memberikan karpet merah untuk Inter menuju tangga juara. Pasalnya dengan musim menyisakan lima laga, Inter bisa saja memastikan gelar juara pekan depan.
Syaratnya Napoli gagal mengalahkan Cremonese di kandang hari Jumat pekan depan, yang juga dibarengi kemenangan Inter di kandang Torino dua hari kemudian.
Baca Juga: Timnas Kanada Mulai Pamer Kekuatan
Kalaupun skenario itu gagal terjadi, Inter bisa memastikan gelar di depan pendukungnya saat menjamu Parma 4 Mei. Skenario ini muncul berkat konsistensi Inter sepanjang musim ini.
Meski sempat terseok-seok di awal musim, Inter jadi pemuncak klasemen selama 21 pekan. Sementara Napoli sebagai rival cuma kebagian tujuh pekan, lalu Milan empat pekan, dan satu pekannya jadi milik AS Roma.
Inter memang sempat menjalani periode negatif bulan lalu karena gagal menang di tiga partai terakhir. Namun, pasukan Cristian Chivu itu bisa menyapu bersih tiga laga berikutnya, sementara Napoli cuma sekali menang dan sekali kalah.
Lalu, bagaimana Milan? Pasukan Massimiliano Allegri ini malah memble dengan dua kemenangan dan tiga kekalahan dari lima partai terakhir. (dm)
