SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Menjelang peringatan Hari Catur Internasional yang jatuh setiap 20 Juli, Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) Kabupaten Tangerang memberikan penghargaan kepada sejumlah tokoh yang dinilai berkontribusi terhadap perkembangan olahraga catur.
Dalam pembukaan Kejuaraan Catur Piala Bupati Tangerang 2026 di Gedung Serba Guna (GSG) Tigaraksa, Pusat Pemerintahan Kabupaten Tangerang, Minggu (19/7/2026), Wakil Gubernur Banten H. Achmad Dimyati Natakusumah menerima penghargaan sebagai Brand Ambassador Catur Banten. Sementara itu, penghargaan Tokoh Catur Kabupaten Tangerang diberikan kepada Bupati Tangerang Maesyal Rasyid, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja, dan Ketua KONI Kabupaten Tangerang.
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangka menyambut Hari Catur Internasional yang diperingati setiap 20 Juli, sekaligus menandai pembukaan Kejuaraan Catur Piala Bupati Tangerang Tahun 2026.
Ketua Pengkab PERCASI Kabupaten Tangerang, Hendra, mengatakan penetapan Ahmad Dimyati Natakusuma sebagai Brand Ambassador Catur Banten merupakan bentuk apresiasi atas perhatian dan dukungannya terhadap pengembangan olahraga catur di Provinsi Banten, khususnya di Kabupaten Tangerang.
“Penghargaan ini kami berikan sebagai bentuk penghormatan kepada beliau yang selama ini memiliki perhatian terhadap pembinaan olahraga catur. Kami berharap kehadiran beliau sebagai Brand Ambassador Catur Banten dapat semakin memotivasi lahirnya pecatur-pecatur berprestasi di daerah,” ujar Hendra.
Menurut Hendra, penghargaan Tokoh Catur Kabupaten Tangerang yang diberikan kepada Bupati Tangerang Maesyal Rasyid, Sekda Kabupaten Tangerang Soma Atmaja, dan Ketua KONI Kabupaten Tangerang merupakan bentuk apresiasi atas dukungan terhadap pembinaan dan pengembangan olahraga catur di Kabupaten Tangerang.
Baca Juga: Terkait Dugaan Pencemaran Sungai Cisadane, DLHK Banten Segera Turunkan Tim
Sementara itu, Ketua Pelaksana Kejuaraan Catur Piala Bupati Tangerang 2026, H. Sudin Wahyudin, mengatakan penyelenggaraan kejuaraan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet dan pencarian bibit-bibit unggul yang akan dipersiapkan menghadapi berbagai kejuaraan di tingkat provinsi maupun nasional.
“Kami berharap pembinaan atlet catur di Kabupaten Tangerang dapat berjalan secara berkesinambungan, dan melahirkan prestasi yang membanggakan,” katanya.
Wakil Gubernur Banten H. Achmad Dimyati Natakusumah, mengapresiasi konsistensi Kabupaten Tangerang dalam menggelar berbagai kejuaraan dan festival olahraga, termasuk cabang catur. Menurutnya, aktivitas kompetisi yang rutin menjadi salah satu faktor yang mendorong Kabupaten Tangerang mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi.
“Syukur alhamdulillah Kabupaten Tangerang selalu aktif mengadakan festival dan pertandingan. Tidak heran jika Kabupaten Tangerang sering menjadi juara umum di Provinsi Banten karena pembinaannya berjalan melalui berbagai kejuaraan seperti ini,” ujarnya saat sambutan.
Dimyati mengatakan penghargaan sebagai Brand Ambassador Catur Banten menjadi amanah untuk terus memasyarakatkan olahraga catur dan mendorong tumbuhnya klub-klub catur di seluruh wilayah Banten.

“Insyaallah saya akan terus mendukung perkembangan olahraga catur. Jika ada kesempatan, saya akan hadir dalam berbagai kejuaraan maupun eksibisi sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan atlet,” katanya.
Baca Juga: DLHK Banten Temukan Sumber Sungai Cisadane Berubah Hitam, Andra Soni Minta Ditindak Tegas
Menurut Dimyati, catur bukan sekadar olahraga, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter generasi muda. Melalui permainan catur, anak-anak dilatih untuk berpikir sebelum mengambil keputusan, bersabar, menyusun strategi, serta membangun interaksi sosial sehingga tidak hanya terpaku pada penggunaan gawai.
“Catur mengajarkan anak-anak kita untuk berpikir sebelum melangkah, melatih kesabaran, menyusun strategi, dan mengambil keputusan yang tepat. Ini menjadi bekal penting dalam kehidupan,” ungkapnya.
Ia kemudian mengibaratkan buah catur sebagai gambaran kehidupan. Menurutnya, pion melambangkan generasi muda yang memiliki peluang berkembang menjadi sosok penting apabila mendapatkan pembinaan dan arahan yang baik.
“Pion hanya bisa terus melangkah ke depan. Ia harus dibimbing dan diarahkan. Ketika berhasil mencapai tujuannya, pion bisa berubah menjadi buah yang lebih kuat. Begitu pula anak-anak kita, jika dibina dengan baik, mereka akan tumbuh menjadi orang-orang hebat yang menentukan masa depan bangsa,” jelasnya.
Di akhir sambutannya, Dimyati berharap Kejuaraan Catur Piala Bupati Tangerang mampu melahirkan bibit-bibit unggul yang kelak dapat mengharumkan nama Banten di tingkat nasional hingga internasional.
“Selamat bertanding. Bagi yang belum berhasil, teruslah berlatih dan susun strategi baru. Bagi yang menang, jangan sombong karena selalu ada pemain yang lebih hebat. Mudah-mudahan dari Banten lahir grandmaster-grandmaster yang mampu bersaing di level dunia, bahkan mengalahkan Magnus Carlsen,” pungkasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja dalam sambutannya menambahkan, catur merupakan olahraga yang tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi juga melatih kecerdasan, ketelitian, kesabaran, kemampuan membaca situasi, serta keberanian dalam mengambil keputusan.
“Nilai-nilai seperti inilah yang kita harapkan tumbuh dalam diri generasi muda Kabupaten Tangerang. Sebab, bangsa yang maju bukan hanya membutuhkan generasi yang sehat secara fisik, tetapi juga generasi yang cerdas dalam berpikir dan bijak dalam mengambil langkah,” katanya.
Pemerintah Kabupaten Tangerang, lanjutnya, memiliki komitmen untuk terus mendukung pembinaan olahraga prestasi, termasuk cabang olahraga catur. Komitmen tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Tangerang untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan berdaya saing.
“Saya yakin, prestasi tidak lahir secara kebetulan. Prestasi lahir dari pembinaan yang konsisten, latihan yang disiplin, kompetisi yang berkualitas, dan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, KONI, PERCASI, para pelatih, sekolah, orang tua, dan seluruh insan olahraga,” tuturnya.
Karena itu, ia mengajak seluruh pihak menjadikan kejuaraan tersebut sebagai momentum memperkuat semangat pembinaan olahraga di Kabupaten Tangerang.
“Saya optimistis, apabila pembinaan terus dilakukan secara berkesinambungan, maka prestasi catur Kabupaten Tangerang akan semakin meningkat. Bukan hanya mampu bersaing di tingkat Provinsi Banten, tetapi juga di tingkat nasional, bahkan tidak menutup kemungkinan melahirkan atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional,” katanya. (aditya)




























