Senin, 28 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Hujan Tak Kunjung Turun, 300 KK di Sodong Tigaraksa Krisis Air Bersih

Oleh Fajar Aditya Kusuma
Senin, 28 Sep 2026 17:07 WIB
Rubrik Kabupaten Tangerang, Metro Tangerang
Hujan Tak Kunjung Turun, 300 KK di Sodong Tigaraksa Krisis Air Bersih

ANTRE: Warga Kampung Sodong Pabuaran, Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, mengantre untuk mendapatkan air bersih, Sabtu (26/9/2026). (ALFIAN/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Hujan tak kunjung turun selama sekitar empat bulan. Kemarau ekstrem El-Nino Godzilla membuat ratusan warga di Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, mengalami krisis air bersih.

Sebanyak 300 kepala keluarga (KK) di Kampung Sodong Pabuaran, Desa Sodong, terdampak kekeringan. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga terpaksa membeli air bersih. Di tengah kondisi tersebut, Kecamatan Tigaraksa bersama TNI AU mendistribusikan bantuan air bersih kepada masyarakat, Sabtu (26/9/2026).

Salah satu warga Kampung Sodong Pabuaran, Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, Erna (36), mengatakan masyarakat sekitar telah mengalami krisis air bersih selama kurang lebih empat bulan akibat kemarau ekstrem El-Nino Godzilla.

Bahkan, sumur timba yang selama ini menjadi sumber air warga saat musim kemarau kini sama sekali tidak mengeluarkan air.

“Udah sekitar empat bulan tidak ada air bersih. Sumur timba yang biasanya selalu ada air saja kini kosong, makanya pada kekeringan semua warga. Ga ada air sama sekali,” kata Erna kepada Satelit News, Sabtu (26/9/2026).

Menurut Erna, sebelum bantuan air bersih datang, masyarakat sekitar harus membeli air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Air tersebut digunakan untuk mandi, mencuci pakaian, dan mencuci peralatan masak. Sementara untuk kebutuhan minum, warga membeli air mineral atau air isi ulang.

Baca Juga: Buka Porsadin VII Kabupaten Tangerang, Bupati Dorong Santri Berprestasi

Erna mengaku harus merogoh kocek hingga Rp25 ribu per hari untuk membeli air isi ulang guna memenuhi kebutuhan rumah tangganya.

“Buat kebutuhan sehari-hari butuh sekitar lima galon, soalnya kan keluarga saya banyak, satu galon Rp5 ribu,” akunya.

BeritaTerbaru

Maulidur Rasul Fest 1448 H di Citra Raya, Perkuat Masjid sebagai Pusat Peradaban

Maulidur Rasul Fest 1448 H di Citra Raya, Perkuat Masjid sebagai Pusat Peradaban

Senin, 28 Sep 2026 17:26 WIB
Antisipasi Banjir, Pemkot Tangerang Terus Normalisasi Sungai

Antisipasi Banjir, Pemkot Tangerang Terus Normalisasi Sungai

Senin, 28 Sep 2026 17:21 WIB
Buka Porsadin VII Kabupaten Tangerang, Bupati Dorong Santri Berprestasi

Buka Porsadin VII Kabupaten Tangerang, Bupati Dorong Santri Berprestasi

Senin, 28 Sep 2026 16:59 WIB
Tahun Depan, Pemkot Tangsel Tetap Anggarkan Gaji 6.000 Lebih PPPK

Minimnya Retribusi Sampah Disorot DPRD Tangsel, Ini Kata Benyamin Davnie

Senin, 28 Sep 2026 16:19 WIB

Di tempat terpisah, Camat Tigaraksa Cucu Abdurrosyied mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak atau organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk memitigasi wilayah yang mengalami krisis air bersih.

Upaya tersebut dilakukan melalui pembangunan sarana air bersih (SAB) dan pendistribusian air bersih kepada masyarakat akibat kekeringan di wilayah Kecamatan Tigaraksa.

Sejumlah pihak yang dilibatkan di antaranya BPBD, Perumdam Tirta Kerta Raharja, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman (Perkim), serta dibantu TNI AU.

Menurut Cucu, beberapa wilayah di Tigaraksa yang mengalami dampak paling signifikan di antaranya Desa Sodong, Desa Margasari, Kelurahan Kadu Agung, Desa Bantar Panjang, Desa Cileles, Pasir Bolang, dan Kelurahan Tigaraksa.

Baca Juga: Santri Tarmub Borong Prestasi, dari OMI hingga Pencak Silat

Namun, secara perlahan wilayah-wilayah tersebut mulai terfasilitasi dengan baik setelah dilakukan pendistribusian air bersih dan pembangunan fasilitas SAB.

“Sebagian pendistribusian air bersih, ada yang dibangun SAB untuk memitigasi krisis air tahunan. Di Desa Margasari, pemerintah daerah telah membangun empat titik SAB, sementara beberapa titik lainnya tersebar di Kelurahan Kadu Agung, Bantar Panjang, dan Perumahan Triraksa untuk meng-cover kebutuhan warga Kampung Tegal Baju,” katanya.

Meski demikian, Cucu mengakui masih terdapat kendala teknis di beberapa lokasi, salah satunya di Bantar Panjang. Fasilitas SAB di desa tersebut telah selesai dibangun, namun debit air bawah tanah yang keluar masih tergolong minim sehingga distribusinya belum berjalan optimal.

Terkait mekanisme anggaran kebencanaan, Cucu menjelaskan pos anggaran berada di bawah kendali OPD teknis terkait. Sementara pihak kecamatan berfungsi sebagai fasilitator, yang memproses permohonan dari para lurah dan kepala desa.

“Untuk distribusi air bersih darurat, kami langsung berkoordinasi dengan Perumdam Tirta Kerta Raharja, BPBD, Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman (Perkim). Sedangkan untuk pembangunan fisik SAB, seluruh penganggarannya berada di bawah kewenangan Dinas Perkim,” jelas Cucu.

Sementara itu, Komandan Lanud Saleh Basarah, Letnan Kolonel Pasukan Efendi Hermawan, mengatakan terdapat 300 keluarga yang terdampak krisis air bersih di Kampung Sodong Pabuaran, Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang.

Pihaknya telah mendistribusikan air bersih kepada warga yang mengalami krisis air bersih. Sebanyak 10.000 liter air didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan warga terdampak.
“Kami sekali membagikan sebanyak 10.000 liter, menggunakan dua kendaraan. Di sini ada 300 KK yang terdampak,” jelasnya. (alfian/aditya)

Tags: 300 KK di Sodong Tigaraksa Krisis Air BersihHujan Tak Kunjung Turunkabupaten tangerangtangerang
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Tahun Depan, Pemkot Tangsel Tetap Anggarkan Gaji 6.000 Lebih PPPK
Kota Tangsel

Tahun Depan, Pemkot Tangsel Tetap Anggarkan Gaji 6.000 Lebih PPPK

Senin, 28 Sep 2026 16:08 WIB
Bantuan Modal Usaha Rp20 Juta, 102 Calon Penerima Diverifikasi Dinsos Kota Tangerang
Kota Tangerang

Bantuan Modal Usaha Rp20 Juta, 102 Calon Penerima Diverifikasi Dinsos Kota Tangerang

Senin, 28 Sep 2026 15:40 WIB
Kesbangpol Kota Tangerang Sebut Pengajuan Dana Banpol Harus Sertakan Kepengurusan Bertandatangan Ketua dan Sekjen DPP
Kota Tangerang

Kesbangpol Kota Tangerang Sebut Pengajuan Dana Banpol Harus Sertakan Kepengurusan Bertandatangan Ketua dan Sekjen DPP

Senin, 28 Sep 2026 14:11 WIB
Headline

U-Turn Rawabuntu Mulai Diuji Coba, Titik Bisa Berubah Tergantung Hasil Evaluasi 3 Hari

Senin, 28 Sep 2026 10:01 WIB
Indonesia vs Malaysia, Demi Ambisi dan Gengsi
Metro Tangerang

Indonesia vs Malaysia, Demi Ambisi dan Gengsi

Minggu, 27 Sep 2026 21:41 WIB
Merawat Tradisi dan Doa dari Kelenteng Lewat Ruwat Bumi dan Kirab Budaya
Headline

Merawat Tradisi dan Doa dari Kelenteng Lewat Ruwat Bumi dan Kirab Budaya

Minggu, 27 Sep 2026 18:18 WIB
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni
Pajak Daerah BAPENDA Tangerang Selatan
Selamat Memperingati HARHUBNAS 2026 DinHub Kab Tangerang

Berita Pilihan

PENGENALAN KAMPUS -- Universitas Mathla’ul Anwar (UNMA) Banten, menggelar Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun Akademik 2026/2027. (ISTIMEWA)

Sambut Mahasiswa Baru, Rektor UNMA Banten Tekankan Karakter dan Integritas

Minggu, 27 Sep 2026 16:10 WIB
KERING : Lebih dari 2.500 hektare areal persawahan di Kecamatan Tunjungteja mengalami kekeringan. Dua Daerah Irigasi (DI) yaitu Cisangu Atas dan Cisangu bawah tidak berfungsi meski sudah diperbaiki. (ADIB FAHRI/SATELITNEWS.COM)

2.998,55 Hektare Sawah di Banten Terdampak Kekeringan

Senin, 28 Sep 2026 11:11 WIB
Dies Natalis Ke-1, Institut Asyifa Indonesia Rajut Mimpi Jadi Kampus Bertaraf Nasional

Dies Natalis Ke-1, Institut Asyifa Indonesia Rajut Mimpi Jadi Kampus Bertaraf Nasional

Selasa, 22 Sep 2026 15:06 WIB
7 Pasangan Bukan Suami Istri Terciduk Ngamar oleh Satpol PP Kota Tangerang

7 Pasangan Bukan Suami Istri di Kota Tangerang Terciduk Ngamar

Minggu, 27 Sep 2026 12:57 WIB
PPP Pede Kembali ke Parlemen 2029

PPP Pede Kembali ke Parlemen 2029

Senin, 21 Sep 2026 19:07 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.