SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG– Pemerintah Kabupaten Pandeglang mematangkan persiapan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Sekolah Rakyat (SR) melalui rapat koordinasi yang dipimpin Bupati Raden Dewi Setiani di Ruang Rapat Sekolah Rakyat, Kecamatan Cadasari, Jumat (17/7/2026).
Rakor diikuti jajaran kementerian, Pemerintah Provinsi Banten, Pemerintah Kabupaten Pandeglang, dan pihak pengelola Sekolah Rakyat. Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut hasil kesepakatan Tim Transisi untuk menyelesaikan berbagai kebutuhan teknis menjelang pelaksanaan MPLS.
Bupati Dewi Setiani menegaskan, keberhasilan Sekolah Rakyat tidak hanya ditentukan oleh kesiapan ruang belajar dan tenaga pendidik, tetapi juga dukungan lintas sektor, mulai dari layanan kesehatan, perlindungan sosial, hingga pendampingan bagi peserta didik.
“Seluruh perangkat daerah harus memahami peran masing-masing. Saya akan terus melakukan monitoring dan evaluasi agar seluruh tahapan, baik pembangunan maupun pelaksanaan MPLS, berjalan sesuai rencana dan target yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Ia juga meminta setiap instansi memastikan seluruh kebutuhan dasar, seperti sarana dan prasarana, layanan kesehatan, dukungan sosial, serta sistem pendampingan telah siap sebelum peserta didik mulai mengikuti kegiatan belajar.
Sementara Kepala Sekolah Rakyat, Siwi Astuti, mengatakan MPLS dijadwalkan berlangsung pada 31 Juli 2026. Sebanyak 540 siswa dari jenjang SD, SMP, dan SMA akan mengikuti kegiatan tersebut.
Baca Juga: Bupati Dewi Setiani Sebut GAMAS Berdampak Positif Terhadap Perkembangan Anak
Menurutnya, koordinasi lintas sektor yang terus dilakukan diharapkan mampu memastikan pelaksanaan MPLS berjalan lancar dan sesuai harapan. (mardiana)




























