Jumat, 17 Juli 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Tak Sekadar Program Pemerintah, Tapi Harapan yang Membuat Mimpi Tetap Hidup

Kisah Abdoel Hafidz dan Hasbi Fabiansyah, Siswa Baru Sekolah Gratis Program Pemprov Banten

Oleh Deddy Maqsudi
Kamis, 16 Jul 2026 19:21 WIB
Rubrik Banten Region, Headline, Kabupaten Pandeglang
Tak Sekadar Program Pemerintah, Tapi Harapan yang Membuat Mimpi Tetap Hidup

SEMANGAT: Abdoel Hafidz (16) siswa baru sekolah gratis dari program Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusuma. (ISTIMEWA)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG—Mata Abdoel Hafidz (16) berkaca-kaca mendapat sekolah gratis dari program Gubernur Banten Andra Soni dan Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusuma. Remaja asal Kampung Cilaja, Kelurahan Cilaja, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang itu saat ini tidak lagi takut putus sekolah. Ia ingin memeluk gubernur karena harapan atas cita-citanya masih terjaga.

“Saya ingin memeluk gubernur dan mengucapkan terima kasih. Karena sekolah gratis ini, saya tetap bisa sekolah dan ayah saya tidak lagi memikirkan biaya sekolah saya,” ujar Hafidz, Kamis (16/7/2026).

Ucapan itu keluar dari seorang anak yang dalam beberapa bulan terakhir harus menghadapi kehilangan terbesar dalam hidupnya. Sekitar 80 hari lalu, Hafidz kehilangan sang ibu setelah berjuang melawan gagal ginjal. Sejak September tahun lalu, ia hampir setiap hari mendampingi ibunya menjalani pengobatan, mulai dari RS Seruni Harfiah Lestari (SHL) Pandeglang hingga dirujuk ke RSUD Banten di Kota Serang. Di rumah sakit itu dokter menyatakan ibunya mengalami penyumbatan pembuluh darah dan gagal ginjal sehingga harus rutin menjalani cuci darah.

Sepeninggal ibunya, kehidupan Hafidz berubah. Ia kini tinggal berdua bersama adik laki-lakinya yang baru masuk kelas I SMP. Ayahnya, Yadi Sugianto, bekerja sebagai buruh harian lepas di proyek bangunan di Tangerang sehingga hanya bisa pulang dua minggu sekali, bahkan terkadang sebulan sekali.

Untuk makan sehari-hari, Hafidz dan adiknya dibantu paman serta bibinya yang tinggal di belakang rumah. Sementara kebutuhan hidup dikirim ayah melalui rekening ATM milik almarhum ibunya yang kini dipegang Hafidz. Dari rekening itulah ia mengatur kebutuhan sekolah sekaligus uang jajan adiknya.

Di balik beban yang dipikulnya, Hafidz tidak pernah kehilangan semangat untuk bersekolah. Baginya, pendidikan adalah jalan untuk mengubah masa depan keluarga. Saat masih duduk di bangku SMP, ia dikenal aktif mengikuti berbagai kegiatan sekolah. Hafidz dipercaya menjadi bendahara Pramuka karena dinilai bertanggung jawab dan disiplin. Di luar sekolah, ia juga bergabung dengan salah satu sanggar seni budaya Rampak Bedug di Pandeglang sebagai bentuk kecintaannya terhadap seni dan budaya daerah.

Baca Juga: Program KDMP Di Banten Belum Optimal, Ratusan Koperasi Terkendala Lahan

Semangat itulah yang membuat Hafidz tidak ingin putus sekolah. Namun, harapan itu sempat nyaris pupus ketika ia gagal diterima di SMA Negeri 6 Pandeglang melalui jalur domisili. “Saya sempat bingung mau sekolah di mana,” kenangnya.

Kekhawatiran itu juga dirasakan ayahnya. Dengan penghasilan sebagai buruh bangunan, biaya sekolah swasta tentu menjadi beban yang tidak ringan. Titik terang muncul ketika seorang teman memberi tahu bahwa SMK PGRI Pandeglang mengikuti Program Sekolah Gratis Pemprov Banten. Informasi itu segera disampaikan Hafidz kepada ayahnya, sementara proses pendaftaran dibantu pamannya karena sang ayah masih bekerja di Tangerang.

BeritaTerbaru

Kepala DKBPPPA Kabupaten Serang, Haerofiatna, menerima kunjungan dari Yayasan Pulih. (ISTIMEWA)

Latih Fasilitator Pencegahan Kekerasan, DKBPPPA Kabupaten Serang Dibantu PBB

Kamis, 16 Jul 2026 17:00 WIB
Menyamar Sebagai Pemulung Pemuda di Lebak Curi 5 Ponsel Milik Santri

Menyamar Sebagai Pemulung Pemuda di Lebak Curi 5 Ponsel Milik Santri

Kamis, 16 Jul 2026 16:16 WIB

APBD Didominasi Pajak, Wagub Dimyati Akan Optimalkan BUMD

Kamis, 16 Jul 2026 15:43 WIB
MELIHAT KDMP : Gubernur Banten Andra Soni, melihat KDMP yang sudah beroperasi di wilayah Tangerang Raya, beberapa waktu lalu. (DOKUMEN/SATELITNEWS.COM)

Program KDMP Di Banten Belum Optimal, Ratusan Koperasi Terkendala Lahan

Kamis, 16 Jul 2026 15:27 WIB

Kini Hafidz dapat melanjutkan pendidikan di SMK PGRI Pandeglang tanpa dibebani biaya SPP. Menurutnya, keluarga hanya mengeluarkan biaya untuk seragam sekolah. “Program ini sangat membantu keluarga saya. Ayah sekarang bisa lebih fokus bekerja karena tidak lagi memikirkan biaya sekolah saya,” katanya.

Pesan sang ayah sebelum kembali bekerja di Tangerang selalu ia ingat. Ayah berpesan agar Hafidz belajar dengan sungguh-sungguh, tidak gengsi bersekolah di mana pun, memilih teman yang baik, dan menjaga adiknya.

Saat diminta menyampaikan pesan untuk ayahnya, suara Hafidz mulai bergetar. “Buat ayah, semangat kerjanya. Jaga kesehatan. Semoga Allah selalu melimpahkan rezeki buat ayah,” ujarnya.

Cerita serupa juga dialami Muhammad Hasbi Fabiansyah (15), siswa baru kelas X jurusan Pengembangan Perangkat Lunak dan Gim (PPLG) di SMK PGRI Pandeglang. Remaja asal Desa Gunungputeri, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang itu sebelumnya mendaftar ke SMA Negeri 6 Pandeglang melalui jalur domisili. Namun ia gagal diterima.

Baca Juga: Pemprov Banten Perkuat Produksi Pangan, PM-AAS Jadi Andalan Tingkatkan Produksi Padi

Hasbi tinggal bersama ibunya, Lilis Herlis, yang sehari-hari berjualan jajanan dan minuman di warung kecil. Saat hendak mendaftar ke SMK PGRI Pandeglang, ia baru mengetahui sekolah tersebut mengikuti Program Sekolah Gratis setelah melihat spanduk di depan sekolah. “Saya baru tahu waktu mau daftar. Ternyata sekolahnya gratis, cuma bayar seragam,” ujarnya.

Menurut Hasbi, program tersebut sangat membantu keluarganya. Ibunya kini tidak lagi dibebani biaya SPP setiap bulan sehingga bisa lebih fokus memenuhi kebutuhan sehari-hari. Hasbi sendiri mengaku uang jajannya sangat terbatas dan lebih sering menggunakan uang pemberian kakaknya untuk keperluan sekolah.

Ia juga mengetahui kakak kandungnya pernah terpaksa menghentikan kuliah karena keterbatasan biaya. Pengalaman itu membuatnya memahami betapa berharganya kesempatan untuk tetap bersekolah.

Kisah Hafidz dan Hasbi hanyalah dua dari puluhan ribu cerita yang lahir dari Program Sekolah Gratis Pemprov Banten. Program ini membuka kesempatan bagi siswa yang tidak diterima di sekolah negeri agar tetap dapat melanjutkan pendidikan di sekolah swasta tanpa terbebani biaya SPP. Bagi keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas, kebijakan tersebut menjadi penyelamat agar anak-anak mereka tidak berhenti sekolah hanya karena persoalan biaya.

Pada Tahun Ajaran 2025-2026, sebanyak 801 sekolah swasta jenjang SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKh) telah bergabung dalam Program Sekolah Gratis. Sebanyak 60.705 siswa telah terverifikasi sebagai penerima manfaat.

Di balik angka itu, tersimpan ribuan cerita perjuangan keluarga yang akhirnya dapat bernapas lega karena anak-anak mereka tetap memiliki kesempatan mengenyam pendidikan. Bagi Hafidz, sekolah gratis bukan sekadar program pemerintah, melainkan harapan yang membuat mimpinya tetap hidup. (dm)

Tags: pandeglangpemprov bantenSekolah Gratis
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Jajaran pengurus DPW Partai Berkarya Provinsi Banten. (ISTIMEWA)
Banten Region

Partai Berkarya Kepengurusan Muchdi PR Percepat Pemutakhiran Data SIPOL KPU

Kamis, 16 Jul 2026 15:19 WIB
KUNJUNGAN - Wabup Serang Muhammad Najib Hamas, berkunjung ke Puskesmas Kibin, Kabupaten Serang, Kamis (16/7/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

Kunjungi Puskesmas Kibin, Wabup Najib Dorong Akses Jalan dan PJU Diperbaiki

Kamis, 16 Jul 2026 15:13 WIB
Gubernur Banten Tinjau Pembangunan SMAN 30 Kabupaten Tangerang
Kabupaten Tangerang

Gubernur Banten Tinjau Pembangunan SMAN 30 Kabupaten Tangerang

Rabu, 15 Jul 2026 21:07 WIB
Lebak Adopsi Pengelolaan MBG-Kopdes ala Sumedang
Banten Region

Lebak Adopsi Pengelolaan MBG-Kopdes ala Sumedang

Rabu, 15 Jul 2026 20:43 WIB
PEMBUKAAN -- Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, membuka High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kabupaten Serang Tahun 2026 di Aula Surosowan Bank bjb Kantor Cabang Khusus (KCK) Banten pada Rabu, (15/7/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

Tingkatkan PAD, Bupati Zakiyah Tekankan Transaksi Digital

Rabu, 15 Jul 2026 18:52 WIB
MENYAMPAIKAN KETERANGAN : Kapolda Banten Irjenpol Hengki (dua dari kiri) dan Danrem 064/MY Brigjen TNI Daru Cahyadi Soeprapto (dua dari kanan) menyampaikan keterangan kepada wartawan. (ISTIMEWA)
Banten Region

Polda dan Korem Tingkatkan Solidaritas dan Sinergitas

Rabu, 15 Jul 2026 18:47 WIB
UMN HUT Satelit News 2026
SARI ASIH Tangerang HUT Satelit News 2026
PARTAI DEMOKRAT DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
FRAKSI PDI P DPRD Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPORABUDPAR Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISPERINDAG Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
DISHUB TANGSEL HUT Satelit News 2026
DINSOS Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
Dinas PERKIM Kabupaten Tangerang HUT Satelit News 2026
BPBD Kota Tangerang HUT Satelit News 2026
PORDA XII PEPARPEDA IX Kota Cilegon
PT LKM WTP KAB TANGERANG
WTP Kab Tangerang

Berita Pilihan

BEM Nusantara Banten Desak Regulasi Tambang Rakyat di Lebak

BEM Nusantara Banten Desak Regulasi Tambang Rakyat di Lebak

Selasa, 14 Jul 2026 19:57 WIB
Krisis Air Masih Berlanjut, Warga Kranggan Minta Bantuan

Krisis Air Masih Berlanjut, Warga Kranggan Minta Bantuan

Selasa, 14 Jul 2026 16:51 WIB
Cinta Laura Ingin Bangun Akses Air Bersih hingga Sekolah di Indonesia Timur

Dirikan Yayasan Sosial, Cinta Laura Ingin Bangun Akses Air Bersih hingga Sekolah di Indonesia Timur

Kamis, 16 Jul 2026 16:06 WIB
Nasib Malang Rupiah

Nasib Malang Rupiah

Senin, 13 Jul 2026 20:32 WIB
RDP Ihwal Kabel Internet Semrawut, DPRD Dorong Pemkab Bertindak

RDP Ihwal Kabel Internet Semrawut, DPRD Lebak Dorong Pemkab Bertindak

Rabu, 15 Jul 2026 15:34 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.