SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Kebakaran melanda sebuah lapak penyimpanan barang bekas di Kampung Pondok Dadap, Desa Kedaung Barat, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Minggu (12/7). Kobaran api yang dengan cepat membesar turut merembet ke satu unit rumah warga hingga menghanguskan bagian dapur.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran untuk menjinakkan api. Proses pemadaman berlangsung sekitar satu jam.
Komandan Pos Pemadam Kebakaran Sepatan BPBD Kabupaten Tangerang, Syafrullah, mengatakan berdasarkan keterangan saksi dan pelapor, kebakaran terjadi pada siang hari. Titik api pertama kali muncul di bagian belakang lapak penyimpanan limbah di Kampung Pondok Dadap, Desa Kedaung Barat, Kecamatan Sepatan Timur. Api kemudian membesar dan membakar area lain hingga merembet ke dapur rumah milik salah seorang warga.
“Ketika menerima laporan dari warga bahwa ada kebakaran, kami langsung menuju lokasi untuk memadamkan api. Yang terbakar lapak limbah, tetapi api merembet ke salah satu rumah warga, tepatnya di bagian dapur,” kata Syafrullah kepada Satelit News, Minggu (12/7).
Untuk memadamkan kobaran api, BPBD Kabupaten Tangerang mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran dengan sekitar 15 personel. Dalam proses penanganan, petugas sempat mengalami kendala akibat sulitnya akses terhadap sumber air.
“Yang diterjunkan ada tiga unit, yakni Pos Sepatan dibantu Pos Pakuhaji dan Pos Damkar Kosambi. Kurang lebih satu jam pemadaman,” jelasnya.
Baca Juga: Hari Koperasi ke-79, Bupati Tangerang Minta OPD Perkuat Pembinaan Koperasi dan UMKM
Syafrullah menambahkan, api kini telah berhasil dipadamkan. Namun, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui dan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
“Untuk dugaan penyebab nanti pihak kepolisian saja yang akan menyelidiki, jadi kami belum bisa memberi jawaban,” tuturnya.
Sementara itu, salah seorang warga sekaligus pemilik rumah yang terdampak, Nurdin, mengaku belum mengetahui asal mula kebakaran. Menurutnya, api menyebar begitu cepat sehingga ia lebih memprioritaskan menyelamatkan barang-barang berharganya.
“Waktu kejadian ini lagi kosong, orangnya sudah keluar semua. Alhamdulillah barang enggak ada yang kebakar, sudah diungsikan, dikeluarkan, diamankan,” ujar Nurdin. (alfian/aditya)




























