SATELITNEWS.COM, TANGSEL-Suasana hari dan penuh semangat mewarnai hari pertama masuk sekolah di SDN Pondok Jagung 02, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Senin (13/7/2026). Sejak pagi, gerbang sekolah sudah dipadati para orang tua yang mengantarkan anak-anak mereka memulai tahun ajaran baru.
Pantauan di lokasi menunjukkan para siswa datang didampingi ayah maupun ibu. Sebagian besar orang tua mengantar anak hingga memasuki gerbang sekolah sebelum akhirnya menunggu diluar area sekolah. Namun, tidak sedikit pula yang tetap berada di dalam lingkungan sekolah, terutama para wali murid siswa kelas 1 yang masih membutuhkan pendampingan untuk beradaptasi dengan suasana baru.
Pihak sekolah memberikan kesempatan kepada orang tua siswa baru untuk mendampingi anak saat apel pagi. Mereka berdiri berbaris di sisi lapangan sambil sesekali memperhatikan buah hati yang berada di barisan siswa. Momen tersebut menjadi pengalaman emosional, baik bagi anak maupun orang tua yang baru pertama kali melepas anaknya mengikuti kegiatan belajar di sekolah dasar.
Hari pertama masuk sekolah turut dinikmati siswa SDN Pondok Jagung 02. Mereka nampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari apel, melihat tari kreasi dari siswa, pengenalan guru, hingga pelepasan balon sebagai tanda datangnya siswa dan tahun ajaran baru.
Salah seorang wali murid, Indra Septiano (38) mengaku merasakan kebahagiaan sekaligus haru saat mengantarkan anak pertamanya masuk sekolah.
“Mengantar anak di hari pertama anak masuk sekolah itu sangat senang, ya mungkin karena anak pertama masuk juga bagi saya,” ujarnya di lokasi.
Baca Juga: Polemik Kandang Ayam di Ciputat, Satpol PP Panggil Semua Pihak
Menurutnya, tantangan terbesar menjelang hari pertama sekolah justru datang saat membangunkan sang anak yang sudah terbiasa menikmati libur panjang. Soal kesiapan perlengkapan sekolah, dirinya mengaku tidak begitu kesulitan.
“Agak susah saja ngebangunin anak karena kelamaan libur kali yah anak juga,” katanya.
Demi mengantar anak di hari pertama sekolah, Indra yang bekerja disalah satu Puskesmas di Tangerang Selatan sengaja meminta izin kepada tempatnya bekerja. Ia menilai momen tersebut terlalu berharga untuk dilewatkan.
“Iya saya luangkan waktu untuk antar anak, saya izin dulu sama kantor,” sebutnya.
Hal senada diungkapkan wali murid lainnya, Gunawan (45), mengatakan tidak melakukan persiapan khusus karena seluruh kebutuhan sekolah anaknya sudah dipenuhi sejak jauh hari.
“Memang persiapan khusus tidak ada, karena buku seragam dan lainnya juga sudah ada,” bebernya.
Baca Juga: Disnaker Tangsel Perkuat Pengawasan Program Pengiriman Pekerja Migran
Berbeda dengan sebagian orang tua yang harus berangkat bekerja, Gunawan sengaja menunda aktivitas berdagang demi mengantar anaknya ke sekolah. Menurutnya, momentum pertama anak sekolah akan terus diingat oleh sang anak, ia pun mengaku tidak ingin melewatkan hal tersebut.
“Sudah biasa memang kalau mengantar anak sekolah saya luangkan. Saya pedagang makanan, sengaja saya tidak dagang dulu, karena harus mengantar anak,” jelasnya.
Anaknya kini duduk di kelas 2 SD. Meski sudah tidak lagi menjadi siswa baru, Gunawan tetap memilih menunggu di sekolah hingga proses pembagian kelas selesai.
“Iya saya tungguin dulu sampai pembagian kelas nanti,” ucapnya sembari tersenyum.
Hari pertama masuk sekolah tidak hanya menjadi awal dimulainya kegiatan belajar mengajar, tetapi juga menjadi momen istimewa bagi para orang tua. Kesibukan bekerja hingga mencari nafkah sejenak dikesampingkan agar dapat mendampingi anak-anak mereka memulai perjalanan di tahun ajaran baru dengan rasa aman dan penuh semangat. (eko)




























