SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat upaya pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan keterampilan yang berorientasi pada kemandirian ekonomi. Salah satunya diwujudkan melalui pelatihan tata boga bagi 100 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), yang diselenggarakan Dinas Sosial Kota Tangerang bekerja sama dengan SMK Negeri 3 Kota Tangerang.
Pelatihan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Tangerang, Sachrudin, yang menegaskan bahwa pemberdayaan masyarakat harus dimulai dengan membekali keterampilan yang dapat menjadi sumber penghasilan dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Pelatihan ini bukan sekadar mengajarkan cara memasak, tetapi menjadi bekal bagi bapak dan ibu untuk membangun kemandirian ekonomi. Kami ingin setiap peserta memiliki keterampilan yang bisa dikembangkan menjadi peluang usaha, sehingga mampu meningkatkan taraf hidup keluarga,” ujar Sachrudin, saat membuka pelatihan di Aula Tata Boga SMK Negeri 3 Kota Tangerang, Selasa (07/07/2026).
Menurutnya, penguatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan vokasi merupakan salah satu langkah nyata Pemkot Tangerang dalam menekan kerentanan sosial sekaligus menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan produktif. Sachrudin, juga mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Dinas Sosial Kota Tangerang dan SMK Negeri 3 Kota Tangerang dalam menghadirkan program pemberdayaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Kolaborasi seperti ini harus terus diperkuat. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dunia pendidikan menjadi bagian penting dalam mencetak masyarakat yang memiliki kompetensi dan siap bersaing,” tuturnya. Ia pun berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh serta memanfaatkan ilmu yang diperoleh sebagai modal untuk membuka usaha maupun menciptakan peluang ekonomi baru.
Sebagai bentuk komitmen berkelanjutan, Pemkot Tangerang akan melakukan pendampingan pasca pelatihan melalui fasilitasi akses berwirausaha, perizinan usaha mikro, hingga membuka akses pemasaran, sehingga para peserta tidak hanya memiliki keterampilan, tetapi juga kesempatan untuk berkembang menjadi pelaku usaha yang mandiri dan berdaya saing.
Baca Juga: Sebanyak 22.867 Masyarakat Rentan Kota Tangerang Tercover BPJS Ketenagakerjaan
Antusiasme masyarakat terhadap program pelatihan tata boga yang diselenggarakan Dinas Sosial Kota Tangerang bekerja sama dengan SMK Negeri 3 Tangerang kembali menunjukkan tren positif. Jumlah pendaftar tahun ini mencapai 229 orang, jauh melampaui kuota peserta yang disediakan.
Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Acep Wahyudi, mengatakan dari total 229 pendaftar, hanya 100 peserta yang dinyatakan lolos setelah mengikuti proses seleksi administrasi dan wawancara. “Minat masyarakat sangat tinggi. Dari 229 pendaftar, yang dapat kami terima hanya 100 orang sesuai kuota yang tersedia. Seluruh peserta yang terpilih telah melalui proses seleksi dan wawancara,” ujar Acep Wahyudi.
Acep mengungkapkan, dari ratusan pendaftar tersebut terdapat dua orang yang diketahui berdomisili di luar Kota Tangerang. Hal itu menjadi perhatian panitia karena program pelatihan ini diprioritaskan bagi masyarakat Kota Tangerang.
Menurutnya, tingginya jumlah pendaftar menjadi indikator bahwa pelatihan keterampilan yang diselenggarakan pemerintah masih sangat dibutuhkan masyarakat sebagai bekal meningkatkan kemampuan dan membuka peluang usaha maupun lapangan pekerjaan.
Ia menambahkan, antusiasme yang selalu melebihi dua kali lipat dari kuota yang tersedia menjadi bahan evaluasi bagi Dinas Sosial. Ke depan, pihaknya membuka peluang untuk menambah jumlah peserta agar semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat program tersebut.
Program pelatihan tata boga ini merupakan salah satu upaya Dinas Sosial Kota Tangerang dalam meningkatkan keterampilan masyarakat melalui pelatihan berbasis kompetensi, sehingga peserta diharapkan memiliki kemampuan yang dapat dimanfaatkan untuk bekerja maupun berwirausaha secara mandiri. (made)




























