SATELITNEWS.COM, TANGERANG – Pemerintah Kabupaten Tangerang mulai mematangkan konsep pembangunan. Kampung Nelayan Merah Putih di kawasan Cituis, Kecamatan Pakuhaji, dan Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga. Program ini menjadi bagian dari upaya mempercepat penataan kawasan pesisir sekaligus meningkatkan kualitas infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat nelayan.
Komitmen tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Penataan Kawasan Permukiman Cituis dan Tanjung Pasir yang digelar Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang melalui Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan (Infraswil), Senin (6/7).
Kepala Bappeda Kabupaten Tangerang, Erwin Mawandy, mengatakan pemerintah daerah berkomitmen membangun kawasan pesisir yang lebih maju, tertata, dan berdaya saing melalui realisasi Program Kampung Nelayan Merah Putih.
Menurutnya, program tersebut membutuhkan perencanaan kawasan yang terintegrasi lintas sektor agar mampu memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas infrastruktur permukiman sekaligus mendongkrak kesejahteraan masyarakat nelayan.
“Hari ini, sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, Bappeda Kabupaten Tangerang melalui Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan (Infraswil) secara resmi menggelar Rapat Koordinasi Penataan Kawasan Permukiman Cituis dan Tanjung Pasir,” kata Erwin kepada Satelit News, Senin (6/7).
Ia menjelaskan, rapat tersebut menjadi langkah awal untuk merumuskan dan menyusun usulan Program Kampung Nelayan Merah Putih di kawasan pesisir Kabupaten Tangerang. Melalui koordinasi lintas perangkat daerah, diharapkan seluruh instansi dapat memberikan masukan sehingga program yang disusun berjalan terpadu dan tepat sasaran.
Baca Juga: Legislator Kabupaten Tangerang Siapkan Pembahasan Perda LGBTQ
“Kami berharap setiap instansi dapat saling memberikan masukan untuk merealisasikan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tangerang, Rudi Hartono, mengatakan pembahasan program tersebut masih berada pada tahap awal dan akan terus dimatangkan secara bertahap.
Menurutnya, proses penyusunan akan dilanjutkan melalui rapat koordinasi berikutnya yang disertai peninjauan lapangan bersama perangkat daerah terkait.
Rudi menjelaskan, seluruh tahapan tersebut diperlukan untuk mematangkan setiap usulan Program Kampung Nelayan Merah Putih, khususnya di kawasan Cituis dan Tanjung Pasir. Peninjauan lapangan dan koordinasi berkala dilakukan agar masterplan atau rencana penataan kawasan dapat disusun secara komprehensif, terukur, dan sesuai dengan karakteristik serta kebutuhan masyarakat setempat.
“Melalui sinergi yang berkelanjutan antarpemangku kepentingan, kami berharap program ini dapat segera diimplementasikan secara matang sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat nelayan serta mendorong percepatan pembangunan di kawasan pesisir Kabupaten Tangerang,” katanya. (alfian/aditya)




























